Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Kirab Pamong DIY Sambut 80 Tahun Sri Sultan HB X, Argomulyo Bawa Pisungsung Hasil Bumi

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pisungsung hasil bumi Kalurahan Argomulyo, sesuai program Kalurahan ada Integrated farming berupa Telur Omega, talas, kacang tanah.

 

SLEMAN, opinijogja – Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, turut ambil bagian dalam Kirab Pamong dan unsur Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) se-DIY dalam rangka Mangayubagyo 80 Tahun Yiswo Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X. Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk koordinasi lintas wilayah hingga tingkat kapanewon.

Lurah Argomulyo, Danang Hendri Bintoro, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi melalui grup lurah se-Kabupaten Sleman yang kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan di Kantor Kapanewon Cangkringan.

“Persiapannya kami sudah koordinasi melalui grup lurah se-Kabupaten Sleman, kemudian ditindaklanjuti koordinasi di Kantor Kapanewon Cangkringan,” ujar Danang saat dikonfirmasi opinijogja, Rabu (1/4/2026).

Dalam kirab tersebut, Kalurahan Argomulyo akan membawa pisungsung berupa hasil bumi unggulan yang merupakan bagian dari program integrated farming. Produk yang diusung antara lain telur omega, talas, dan kacang tanah.

Danang menjelaskan, seluruh peserta dari Kapanewon Cangkringan dijadwalkan berkumpul pada pagi hari sebelum keberangkatan menuju lokasi kirab.

“Rencana besok pagi pukul 05.00 WIB, seluruh peserta dari Kapanewon Cangkringan berkumpul di depan kantor kapanewon, kemudian berangkat bersama dengan pengawalan dari Polsek Cangkringan,” jelasnya.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026

Ia menambahkan, dalam kirab tersebut setiap kabupaten hanya membawa satu gunungan, sementara masing-masing kalurahan membawa pisungsung hasil bumi atau produk unggulan wilayahnya.

Untuk jumlah peserta, setiap kalurahan mengirimkan sekitar 15 hingga 30 orang. Di Kapanewon Cangkringan sendiri terdapat lima kalurahan yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Menurut Danang, partisipasi dalam kirab ini tidak hanya sebagai bentuk keterlibatan dalam agenda budaya, tetapi juga memiliki makna sosial dan filosofis.

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat dengan pemimpinnya maupun antar warga se-DIY. Selain itu juga menjadi wujud kekompakan, persatuan, dan guyub rukun seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pisungsung hasil bumi dan produk UMKM yang dibawa masing-masing kalurahan menjadi simbol rasa syukur atas karunia kemakmuran yang dimiliki wilayahnya.

“Ini juga bisa menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik dan memperkuat identitas lokal,” pungkas Danang.

Kirab Pamong dan LKK se-DIY ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 80 tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X, sekaligus mempertegas nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakerda IHGMA DIY 2026: Strategi Bertahan Industri Hotel di Tengah Tekanan Ekonomi Global
KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Dalami Aliran Suap Proyek Bekasi
Antisipasi Kemarau 2026, DIY Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Kekeringan
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPRD DIY Usul Jadi Pahlawan Nasional dan Minta Negara Jamin Masa Depan Keluarga
Sempat Tertahan, Kapal Tanker RI Akhirnya Diizinkan Iran Keluar dari Hormuz
Jogja Food dan Printing Expo 2026 Dorong UMKM Naik Kelas
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah akibat Siklon Tropis Narelle
Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:48 WIB

Rakerda IHGMA DIY 2026: Strategi Bertahan Industri Hotel di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Dalami Aliran Suap Proyek Bekasi

Rabu, 1 April 2026 - 15:09 WIB

Antisipasi Kemarau 2026, DIY Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Kekeringan

Rabu, 1 April 2026 - 14:22 WIB

Kirab Pamong DIY Sambut 80 Tahun Sri Sultan HB X, Argomulyo Bawa Pisungsung Hasil Bumi

Rabu, 1 April 2026 - 12:10 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPRD DIY Usul Jadi Pahlawan Nasional dan Minta Negara Jamin Masa Depan Keluarga

Berita Terbaru