HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Peserta peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 berfoto bersama di kawasan Jogja Agro Park, Kulon Progo, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial DIY ini diisi dengan edukasi pertanian dan pengenalan teknologi pertanian sederhana guna mendorong lansia tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif. Melalui tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Foto: Dinas Sosial DIY/Jogja Agro Park.

 

KULON PROGO, opinijogja – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026, Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak para lansia dari berbagai kabupaten dan kota di DIY mengikuti kunjungan edukatif ke Jogja Agro Park, Kulon Progo, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” tersebut bertujuan mendorong para lansia agar tetap aktif, sehat, dan produktif melalui berbagai aktivitas yang bermanfaat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai praktik dan teknologi pertanian modern yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain melihat langsung pengelolaan pertanian di Jogja Agro Park, para lansia juga mendapatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan lahan pekarangan, budidaya tanaman, hingga teknologi pertanian sederhana yang murah dan mudah diterapkan di rumah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan yang mendorong lansia tetap aktif dan produktif di tengah masyarakat.

“Kami mendukung kegiatan positif dan produktif bagi bapak dan ibu lansia yang ada di DIY. Melalui kegiatan ini, peserta dikenalkan dengan teknologi pertanian yang sederhana dan murah sehingga dapat diterapkan ketika kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, kami juga mengenalkan berbagai teknologi pertanian kekinian yang terus berkembang,” ujarnya.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan, Danang Lakukan Penanaman Tebu di Lanud Adisutjipto

Menurut Aris, sektor pertanian tidak hanya berperan dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga dapat menjadi sarana aktivitas yang menyehatkan dan menyenangkan bagi para lansia. Dengan keterlibatan dalam kegiatan pertanian skala rumah tangga, para lansia diharapkan tetap produktif sekaligus mampu berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.

Aris menambahkan, Jogja Agro Park diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di DIY yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan pertanian, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pengenalan teknologi pertanian, dan wisata bagi seluruh kalangan usia.

“Harapan kami, Jogja Agro Park dapat menjadi pilihan masyarakat untuk kegiatan edukasi, pengenalan teknologi pertanian, serta wisata bagi semua kelompok usia. Kehadiran Jogja Agro Park juga diharapkan mampu mendukung berbagai program strategis Pemerintah Daerah DIY, khususnya di bidang pertanian, ketahanan pangan, pendidikan, dan pengembangan pariwisata berbasis agro,” jelasnya.

Selain sebagai sarana edukasi, kunjungan ke Jogja Agro Park juga menjadi ajang rekreasi dan silaturahmi bagi para peserta. Suasana kawasan pertanian yang asri memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan mengenai perkembangan pertanian modern di DIY.

Melalui peringatan HLUN ke-30 ini, pemerintah berharap para lansia dapat terus berdaya, mandiri, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi. Semangat “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh lansia untuk tetap berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi keluarga serta masyarakat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Idul Adha 2026, Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Pasokan dari Luar Daerah Disiapkan
Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY
Pelatihan Peternakan Bantul 2026, Peternak Dibekali Manajemen hingga Kesehatan Hewan
Pemda DIY Salurkan Bantuan Pengolahan Cabai dan Bawang 2026, Dorong Hilirisasi dan Stabilitas Harga Pangan
Panen Perdana Desa Mandiri Benih di Sleman, Perkuat Kemandirian Benih Padi DIY
APTRI Sleman Siapkan Musim Giling 2026, Targetkan Produksi 1.130 Ton Gula
BULOG DIY Serap 101 Ribu Ton Beras, Jaga Harga dan Stok Tetap Stabil
Hari Jadi ke-4, Paguyuban Cabai Sleman “New Lelang Mandiri” Perkuat Kesejahteraan Petani
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:04 WIB

HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:04 WIB

Jelang Idul Adha 2026, Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Pasokan dari Luar Daerah Disiapkan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:35 WIB

Pelatihan Peternakan Bantul 2026, Peternak Dibekali Manajemen hingga Kesehatan Hewan

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:18 WIB

Pemda DIY Salurkan Bantuan Pengolahan Cabai dan Bawang 2026, Dorong Hilirisasi dan Stabilitas Harga Pangan

Berita Terbaru