DLH Sleman Targetkan Peningkatan Indeks Kualitas Air Melalui Penguatan Komunitas Sungai

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Sugeng Riyanta, ST, MM.

 

Sleman, opinijogja – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menargetkan peningkatan indeks kualitas air sebagai bagian dari upaya memperbaiki Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) daerah tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Sleman Sugeng Riyanta di Sleman, mengatakan capaian IKLH Kabupaten Sleman saat ini berada di angka 72,37 atau telah melampaui target sebesar 70.

“Namun untuk indeks kualitas air masih berada di angka 52,69, di bawah target yang ditetapkan sebesar 55,” kata Sugeng.

Ia menjelaskan indeks kualitas udara dan tutupan lahan di Sleman menunjukkan hasil yang baik, sementara kualitas air masih memerlukan perhatian lebih.

Berdasarkan hasil pemantauan terhadap 11 sungai utama di Sleman, parameter yang paling sering melampaui baku mutu adalah bakteri Escherichia coli (E. coli). Kondisi tersebut mengindikasikan adanya pencemaran limbah domestik atau rumah tangga yang masuk ke badan sungai.

Baca Juga:  Kapolres Kulon Progo Berganti, Pelayanan Publik Diharapkan Tetap Konsisten

Selain limbah domestik, aktivitas sektor pariwisata, kesehatan, pertanian, dan peternakan juga berpotensi memengaruhi kualitas air sungai.

Sugeng mengatakan penanganan persoalan kualitas air memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, agar tidak membuang limbah langsung ke sungai.

Sebagai langkah strategis, DLH Sleman memperkuat peran Forum Komunitas Sungai Sleman (FKSS). Saat ini telah terbentuk 31 komunitas sungai di 11 kapanewon yang aktif melakukan edukasi lingkungan, penghijauan sempadan, dan kegiatan bersih sungai.

DLH juga mendorong pembentukan komunitas sungai di enam kapanewon yang belum memiliki komunitas, sehingga seluruh 17 kapanewon di Sleman memiliki kelompok masyarakat yang berperan dalam menjaga ekosistem sungai.

Selain peningkatan kualitas air, Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan pengelolaan sampah 100 persen atau program “Sleman Bebas Sampah” pada 2028 melalui pengelolaan terintegrasi dan partisipasi masyarakat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BPN Sleman Fokus Benahi Layanan dan SDM, Targetkan Percepatan Pelayanan untuk Masyarakat
Lintasan Atletik Standar Dunia Akan Hadir di Stadion Tridadi Sleman
DPUPKP Sleman Perketat Pengawasan Proyek Jalan, Konsultan Tak Becus Akan Dicoret
Harga BBM Naik, Dishub Sleman Pastikan Bus Sekolah Gratis Tetap Beroperasi Optimal
Anggaran Bina Marga Sleman Naik Jadi Rp108 Miliar, 29 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Masuk Program Perbaikan 2026
Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital
Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:28 WIB

Kepala BPN Sleman Fokus Benahi Layanan dan SDM, Targetkan Percepatan Pelayanan untuk Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:54 WIB

DPUPKP Sleman Perketat Pengawasan Proyek Jalan, Konsultan Tak Becus Akan Dicoret

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WIB

Harga BBM Naik, Dishub Sleman Pastikan Bus Sekolah Gratis Tetap Beroperasi Optimal

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:07 WIB

Anggaran Bina Marga Sleman Naik Jadi Rp108 Miliar, 29 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Masuk Program Perbaikan 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital

Berita Terbaru

Breaking news

RAKYAT MEMBUTUHKAN KEPASTIAN, BUKAN EKSPERIMEN KEKUASAAN!

Senin, 15 Jun 2026 - 02:18 WIB

Hukum dan Kriminal

Polres Klaten Ungkap 15 Kasus Narkoba dalam 4 Bulan, 23 Tersangka Ditangkap

Sabtu, 13 Jun 2026 - 01:06 WIB