Dispar Gunungkidul Tegaskan Rotasi Petugas TPR Bukan Imbas Unggahan Wisatawan

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi, opinijogja (07/01/2026)

 

Gunungkidul, opinijogja – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menegaskan bahwa rotasi petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) tidak berkaitan dengan unggahan seorang wisatawan di media sosial mengenai tiket retribusi bertuliskan “customer copy”.

Dikonfirmasi opinijogja, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan kebijakan rotasi tersebut telah direncanakan sebelumnya oleh Bupati Gunungkidul sebagai tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan DPRD sekaligus upaya penyegaran sumber daya manusia (SDM) petugas pemungut retribusi.

“Rotasi petugas TPR itu bukan karena unggahan wisatawan. Kebijakan tersebut sudah direncanakan sebelumnya sebagai bagian dari tindak lanjut rekomendasi pengawasan DPRD dan penyegaran SDM,” kata Eko, Rabu (07/01/2026).

Terkait tiket retribusi yang beredar di media sosial, Eko menjelaskan bahwa temuan tersebut tidak berasal dari petugas TPR yang berada di bawah Dinas Pariwisata. Menurut dia, petugas yang dimaksud merupakan petugas pemungut retribusi dari kalurahan yang ditunjuk oleh lurah setempat.

“Kalau yang menjadi temuan itu bukan dari petugas TPR Dinas Pariwisata. Itu petugas pungut dari kalurahan yang ditunjuk oleh lurah. Tiket retribusi tersebut merupakan retribusi yang pemungutannya ditugaskan pengelolaannya kepada kalurahan,” ujarnya.

Baca Juga:  PDIP Gelar Konferda-Konfercab DIY, Hasto: Rakyat Tetap Sumber Inspirasi Perjuangan

Eko juga meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa rotasi dan mutasi petugas merupakan bentuk sanksi. Ia menegaskan, kebijakan tersebut justru menjadi bagian dari strategi evaluasi dan optimalisasi pendapatan daerah.

“Rotasi ini merupakan salah satu strategi untuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jadi bukan sanksi bagi petugas pemungut retribusi dinas. Anggapan bahwa rotasi dan mutasi adalah sanksi itu tidak benar,” tegasnya.

Ia berharap seluruh petugas pemungut retribusi, baik dari dinas maupun kalurahan, dapat menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) yang berlaku.

“Pelaksanaan tugas yang sesuai aturan sangat penting demi kemajuan pariwisata Gunungkidul dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung,” kata Eko.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
BPHTB Kini Diverifikasi Maksimal 3 Hari, ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata
Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page