Wisata Bantul Tembus 3,8 Juta Pengunjung di 2025

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: laguna pantai Depok, (dok Dispar Bantul).

 

Bantul, opinijogja – Liburan ke Bantul masih jadi pilihan banyak wisatawan. Sepanjang 2025, jumlah pengunjung yang datang ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Bantul tercatat sudah menembus 3,8 juta orang. Angka ini masih berpeluang bertambah hingga akhir tahun, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru.

Jumlah tersebut mendekati target kunjungan wisata tahun 2025 yang dipatok sebanyak 5 juta pengunjung. Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul masih terus menghitung realisasi kunjungan hingga penutupan akhir tahun.

Di tengah ramainya kunjungan wisata, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Bantul hingga 17 Desember 2025 tercatat mencapai Rp24.996.323.000. Namun, capaian tersebut masih berada di bawah target PAD tahun ini yang ditetapkan sekitar Rp40 miliar.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Endri Astuti, menjelaskan bahwa target kunjungan wisatawan dan target PAD merupakan dua indikator yang berbeda dan tidak selalu berjalan beriringan.

Baca Juga:  Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DIY 2026 Masih “On the Track”, Waspadai Pasokan Aspal

“Sampai hari ini, realisasi kunjungan wisata berada di angka sekitar 3,8 juta pengunjung dan kemungkinan masih akan terus bertambah,” kata Endri saat dikonfirmasi, Sabtu (20/12/2025).

Ia menambahkan, data kunjungan wisatawan dihimpun secara menyeluruh, mencakup seluruh objek wisata di Bantul, baik yang menerapkan retribusi maupun yang tidak.

“Data kunjungan itu mencakup semua objek wisata, termasuk museum dan desa wisata, baik yang beretribusi maupun tidak,” jelasnya.

Endri memastikan bahwa realisasi PAD pariwisata tahun ini tidak akan memenuhi target, meski angka kunjungan wisata terbilang tinggi.

“Target dan realisasi kunjungan itu kan jumlah menyeluruh, baik yang beretribusi maupun tidak,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:40 WIB

Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong

Berita Terbaru