Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Pengelola Tegaskan Hanya Berlaku Saat Event

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lapangan Denggung Kabupaten Sleman.

 

SLEMAN, opinijogja – Keluhan terkait tarif parkir di kawasan Lapangan Denggung, Sleman, sempat menjadi perbincangan di media sosial. Seorang pengunjung mengaku dikenai tarif parkir sebesar Rp6.000 untuk kendaraan roda empat, sementara pada papan informasi yang terpasang tercantum tarif parkir mobil sebesar Rp3.000.

Perbedaan tarif tersebut memicu dugaan adanya pungutan parkir yang tidak sesuai ketentuan. Namun, pihak pengelola parkir Lapangan Denggung menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman mengenai penerapan tarif pada saat kegiatan tertentu.

Kepada OpiniJogja, Iwan selaku pengelola menjelaskan bahwa tarif parkir kendaraan roda empat pada hari biasa tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni sebesar Rp3.000 sesuai regulasi yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Sleman.

“Kalau tarif parkir di Lapangan Denggung pada hari-hari biasa tetap normal sesuai ketentuan dan Peraturan Bupati, yaitu Rp3.000 untuk kendaraan roda empat,” ujar, Rabu (03/06/2026).

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Sleman Hadiri Launching Taman Semar Ndalil

Menurutnya, tarif sebesar Rp6.000 hanya diberlakukan pada kondisi tertentu, seperti saat berlangsung kegiatan atau event di kawasan Lapangan Denggung yang menyebabkan peningkatan aktivitas dan kebutuhan pengelolaan parkir.

“Memang ada perbedaan tarif saat ada event atau kondisi insidental. Tarif Rp6.000 itu hanya berlaku ketika di Lapangan Denggung sedang berlangsung kegiatan tertentu,” jelasnya.

Pihak pengelola menegaskan tidak ada praktik “parkir nuthuk” sebagaimana yang sempat dikhawatirkan sebagian masyarakat. Mereka menyebut perbedaan persepsi terkait tarif tersebut murni disebabkan kurangnya pemahaman mengenai ketentuan tarif pada saat event berlangsung.

“Ini hanya kesalahpahaman. Tidak ada dugaan parkir nuthuk di Lapangan Denggung. Tarif pada hari-hari biasa tetap sama sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang sempat berkembang di media sosial tersebut.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UGM Sebut Budiman Sudjatmiko Pengkhianat Reformasi, Talkshow Pancasila Sempat Terhenti
Terungkap! BPBD Sleman Pastikan Api Misterius di Seyegan Bukan dari Gas Alam, Polisi Dalami Penyebabnya
Sultan HB X soal Aksi Mahasiswa UII: Silakan Demonstrasi, Asal Jangan Rugikan Publik
RAKYAT MEMBUTUHKAN KEPASTIAN, BUKAN EKSPERIMEN KEKUASAAN!
Ratusan Staf Notaris-PPAT Geruduk BPN Sleman, Keluhkan Lambatnya Pengurusan Sertifikat
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis di THM Karawang, Satpol PP Panggil Pengelola
Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian
Kepala DPUPKP Sleman: Jangan Simpan Masalah Sendiri
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:07 WIB

Mahasiswa UGM Sebut Budiman Sudjatmiko Pengkhianat Reformasi, Talkshow Pancasila Sempat Terhenti

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Terungkap! BPBD Sleman Pastikan Api Misterius di Seyegan Bukan dari Gas Alam, Polisi Dalami Penyebabnya

Senin, 15 Juni 2026 - 02:18 WIB

RAKYAT MEMBUTUHKAN KEPASTIAN, BUKAN EKSPERIMEN KEKUASAAN!

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:29 WIB

Ratusan Staf Notaris-PPAT Geruduk BPN Sleman, Keluhkan Lambatnya Pengurusan Sertifikat

Senin, 8 Juni 2026 - 15:30 WIB

Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis di THM Karawang, Satpol PP Panggil Pengelola

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page