Kepala DPUPKP Sleman: Jangan Simpan Masalah Sendiri

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kepala DPUPKP Kabupaten Sleman Sukarmin ST.MT. (foto: opinijogja).

 

SLEMAN, opinijogja — Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, mengingatkan seluruh pegawai agar tidak memendam persoalan pribadi sendirian menyusul meninggalnya salah satu pegawai di lingkungan dinas tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Sukarmin saat apel pagi bersama jajaran pegawai DPUPKP Sleman, Senin (18/5/2026).

“Kalau memang punya persoalan pribadi, sampaikan dan jangan disimpan sendiri. Kita siap menjadi tempat curhat dan saling mendukung,” ujar Sukarmin.

Ia membenarkan bahwa korban yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri merupakan salah satu pegawai DPUPKP Sleman. Korban diketahui masih berstatus pegawai P3K paruh waktu dan bertugas sebagai pegawai lapangan.

Menurut Sukarmin, korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup di lingkungan kerja.

“Dalam kesehariannya beliau dikenal introvert atau tertutup. Kepada rekan-rekannya hanya sempat bercerita memiliki riwayat sakit asam lambung dan vertigo,” katanya.

Sukarmin berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar kepedulian antar pegawai semakin diperkuat dan peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga:  Polresta Sleman Amankan Laga Final Piala Askab PSSI 2025, Sempat Ada Provokasi Lempar Botol

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Jumat pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, seorang saksi berinisial U sempat bertemu korban. Saat itu korban mengaku tidak bisa tidur akibat sakit asam lambung yang dideritanya.

Keesokan harinya sekitar pukul 06.45 WIB, ibu korban menemukan bercak darah di kamar korban lalu memanggil Ketua RT dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seyegan.

Petugas Polsek Seyegan bersama Tim INAFIS dan tenaga medis kemudian mendatangi lokasi kejadian. Korban ditemukan telah meninggal dunia dengan luka sayatan pada bagian leher serta sebilah pisau di samping tubuhnya. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut tidak ditemukan sidik jari pada pisau yang berada di lokasi kejadian. Petugas juga menemukan surat pesan yang diduga ditulis korban.

Pihak keluarga menerangkan bahwa korban sebelumnya sempat berpamitan dan mengaku sudah tidak kuat menahan sakit asam lambung yang dialaminya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:18 WIB

Kepala DPUPKP Sleman: Jangan Simpan Masalah Sendiri

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Berita Terbaru

Opinijogja

Pesta Babi: Ketika Tanah Papua Menjadi Jamuan Kekuasaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:35 WIB

Daerah

Kepala DPUPKP Sleman: Jangan Simpan Masalah Sendiri

Senin, 18 Mei 2026 - 10:18 WIB

Opinijogja

Negeri Beton, Sekolah Ambruk

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:13 WIB