Tugu Sate Wonokromo Resmi Berdiri, Ikon Baru Kuliner Bantul Disambut Antusias Warga

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Tugu sate Wonokromo, ikon baru kuliner Bantul, Senin (01/12).

 

Bantul, opinijogja – Kawasan Jejeran, Kalurahan Wonokromo, Pleret, kini memiliki ikon baru yang langsung mencuri perhatian para pengguna jalan. Sebuah patung penjual sate yang tengah memanggul peralatan dagangnya resmi berdiri sebagai Tugu Sate Wonokromo, simbol identitas kawasan kuliner sate klathak yang telah lama dikenal luas.

Tugu yang berlokasi di simpang empat Jejeran tersebut dibangun sebagai penanda bahwa Wonokromo merupakan salah satu pusat kuliner sate yang berkembang pesat di Bantul. Selain memperindah kawasan, tugu ini diharapkan mampu memperkuat branding lokal dan menarik lebih banyak wisatawan kuliner.

Nanang, selaku penyedia jasa pembangunan tugu, menyampaikan rasa syukur atas penyelesaian proyek yang berjalan lancar.

Baca Juga:  Bappeda Kulon Progo Apresiasi Pembayaran UGR Tol Jogja–YIA Tahap Perdana

“Alhamdulillah pekerjaan selesai sesuai schedule. Selama pekerjaan, semua berjalan lancar dan selesai tanggal 28 November kemarin, dengan masa pekerjaan 90 hari kalender sejak 9 Oktober 2025,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Senin (01/12).

Masyarakat Wonokromo pun menyambut positif kehadiran ikon baru tersebut. Warga menilai tugu ini tidak hanya mempercantik sudut kota, tetapi juga menjadi pengingat kuat bahwa Jejeran merupakan salah satu titik utama kuliner sate klathak yang banyak diminati.

Dengan berdirinya tugu ini, Pemerintah Kalurahan Wonokromo berharap kawasan tersebut semakin dikenal sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal berbasis UMKM dan wisata kuliner. (Ip/opinijogja)

2 tanggapan untuk “Tugu Sate Wonokromo Resmi Berdiri, Ikon Baru Kuliner Bantul Disambut Antusias Warga”

  1. mohon ulasan lebih lengkap tentang patung “tugu Sate Wonokromo”, baik Pembuat/Senimannya, ukuran, bahan, teknik pembuatan dan penggagas pembuatan ikon patung tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:40 WIB

Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong

Berita Terbaru