Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Syawalan Pemkab Sleman, Sri Sultan HB X Ajak Masyarakat Mawas Diri dan Perkuat Nilai Idulfitri

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sleman Harda Kiswaya bersalaman dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara syawalan Pemkab Sleman di Pendopo Parasamya, Selasa (6/4/2026), sebagai simbol silaturahmi dan sinergi antarpemerintah daerah.

 

SLEMAN, opinijogja — Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menghadiri syawalan bersama Pemerintah Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya, Setda Sleman, Selasa (6/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sultan mengajak masyarakat untuk mawas diri dan mengimplementasikan nilai-nilai Idulfitri dalam kehidupan sehari-hari.

Kedatangan Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi Wakil Bupati Danang Maharsa serta jajaran Forkopimda Sleman.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin.

Menurut Harda, momentum syawalan menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Momentum syawalan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Tantangan pembangunan ke depan, kata dia, menuntut aparatur yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika.

“Pelayanan publik bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mendorong peningkatan kapasitas ASN agar menjadi insan yang profesional dan berintegritas,” jelasnya.

Baca Juga:  FJI Protes Pernyataan Menag soal Zakat Disebut Tak Populer

Selain itu, Harda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan di Sleman.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama bulan Ramadan harus terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Ia menuturkan, syawalan bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat keikhlasan, kesabaran, dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Dengan semangat Idulfitri, kekusutan hubungan antar sesama akan diurai kembali. Saya berharap syawalan ini menjadi telaga spiritual yang mencerahkan hati dalam menjalankan ketugasan,” ujar Sultan.

Lebih lanjut, Sultan menekankan pentingnya prinsip Mulat Sariro, Jumangkah Jantraning Laku, yakni sikap mawas diri dalam setiap pengambilan kebijakan.

“Sudah selayaknya kita mampu berpikir jernih dan empatik. Bagi orang yang arif, ia akan takut melanggar aturan dan norma yang ada, seiring prinsip Mulat Sariro, Jumangkah Jantraning Laku,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan prosesi jabat tangan antara Bupati Sleman beserta jajaran dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY sebagai simbol keharmonisan dan sinergi antar pemerintah daerah.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPKP DIY Serahkan 8 Traktor di Festival Menoreh 2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem
Hidayat Nur Wahid: Sinergi Parpol dan Ormas Islam Jadi Pilar Sejak Awal Kemerdekaan
Luruskan Stigma, Kelompok Keberagaman Gender di DIY Perkuat Kolaborasi dengan Jurnalis
Hadapi Tekanan Global, Indonesia Siapkan Negosiator Sawit Gandeng UNDP
Rakerda IHGMA DIY 2026: Strategi Bertahan Industri Hotel di Tengah Tekanan Ekonomi Global
KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Dalami Aliran Suap Proyek Bekasi
Antisipasi Kemarau 2026, DIY Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Kekeringan
Kirab Pamong DIY Sambut 80 Tahun Sri Sultan HB X, Argomulyo Bawa Pisungsung Hasil Bumi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:46 WIB

DPKP DIY Serahkan 8 Traktor di Festival Menoreh 2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Sabtu, 11 April 2026 - 08:14 WIB

Hidayat Nur Wahid: Sinergi Parpol dan Ormas Islam Jadi Pilar Sejak Awal Kemerdekaan

Selasa, 7 April 2026 - 13:58 WIB

Luruskan Stigma, Kelompok Keberagaman Gender di DIY Perkuat Kolaborasi dengan Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 13:37 WIB

Hadapi Tekanan Global, Indonesia Siapkan Negosiator Sawit Gandeng UNDP

Senin, 6 April 2026 - 12:59 WIB

Syawalan Pemkab Sleman, Sri Sultan HB X Ajak Masyarakat Mawas Diri dan Perkuat Nilai Idulfitri

Berita Terbaru