Foto: Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul, Sunyata saat dikonfirmasi, Ia menyebut pelaku usaha pariwisata di Gunungkidul hanya melakukan pembenahan tempat usaha menjelang libur Lebaran sambil berharap kunjungan wisatawan meningkat.
Gunungkidul, opinijogja – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul menyatakan tidak melakukan persiapan khusus menjelang libur Lebaran tahun ini. Para pelaku usaha pariwisata dan kuliner lebih fokus melakukan pembenahan tempat usaha selama bulan Ramadhan yang biasanya relatif sepi pengunjung.
Ketua PHRI Gunungkidul yang juga pemilik RM Sego Berkat Bu Tiwi Tan Tlogo, Sunyata, mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan penataan dan perbaikan ringan di lokasi usaha menjelang libur Idul Fitri.
“Seperti biasa kami tidak ada persiapan khusus. Hanya saat bulan puasa ini kami melakukan benah-benah tempat usaha karena pengunjung relatif sepi,” kata Sunyata saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).
Meski demikian, pihaknya tetap berharap ada peningkatan kunjungan wisatawan ke Gunungkidul selama libur Lebaran. Namun, ia mengakui harapan tersebut tidak terlalu tinggi karena belum lama ini juga berlangsung libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya menyedot kunjungan wisatawan.
“Harapan tentu ada peningkatan kunjungan wisatawan meskipun tidak terlalu besar, karena belum lama juga ada libur Nataru. Selain itu kondisi perekonomian saat ini juga sedang cukup sulit,” ujarnya.
Sunyata menambahkan, semakin berkembangnya destinasi wisata di Gunungkidul diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang. Banyaknya pilihan objek wisata dinilai bisa membantu meningkatkan kunjungan wisatawan.
Menurut dia, keberagaman destinasi wisata di Gunungkidul menjadi potensi besar untuk mendorong sektor pariwisata daerah, terutama saat momentum libur panjang seperti Lebaran.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan wisatawan untuk tetap berhati-hati karena saat ini masih memasuki musim hujan. Wisatawan diminta mempersiapkan perlengkapan yang memadai selama berwisata.
“Karena masih musim hujan, wisatawan diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan. Sebaiknya membawa payung atau jas hujan serta pakaian ganti,” kata dia.
Selain itu, wisatawan juga diimbau untuk memperhatikan faktor keselamatan, seperti tidak memarkir kendaraan di bawah pohon besar maupun di area tebing curam. Ia juga menyarankan wisatawan membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan selama perjalanan wisata.
Dengan kesiapan pelaku usaha serta dukungan berbagai destinasi wisata yang terus berkembang, PHRI Gunungkidul berharap sektor pariwisata tetap bergerak dan mampu menarik kunjungan wisatawan selama libur Lebaran mendatang.
(Ip/opinijogja)









