Mukerprov PMI DIY 2026 Digelar di Sleman, Jangkau Lebih dari 2 Juta Penerima Manfaat Sepanjang 2025

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua PMI DIY GBPH H. Prabukusumo menerima hasil Mukerprov PMI DIY 2026 dari Sudirman Said, disaksikan Kadinkes DIY dr. Gregorius Anung Trihadi, di Sleman, Minggu (8/2/2026).

 

YOGYAKARTA, opinijogja — Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) Tahun 2026 di Grha Sarina Vidi, Sleman, Minggu (8/2/2026).

Mukerprov ini dihadiri Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat Sudirman Said secara daring, Kepala Dinas Kesehatan DIY dr Gregorius Anung Trihadi, M.P.H. mewakili Gubernur DIY, serta jajaran pengurus PMI se-DIY.

Ketua PMI DIY GBPH H Prabukusumo, S.Psi mengatakan Mukerprov kali ini menjadi yang terakhir bagi kepengurusan periode 2021–2026 yang akan berakhir pada Oktober mendatang.

“Menjelang akhir masa bakti, PMI DIY terus meningkatkan kapasitas SDM, sistem manajerial, penguatan relawan, serta jejaring kerja sama, sekaligus menyelesaikan target indikator kinerja sesuai rencana operasional,” ujar Prabukusumo.

Ia menjelaskan, sepanjang 2025 PMI DIY telah menjangkau lebih dari dua juta jiwa penerima manfaat melalui berbagai layanan kemanusiaan, mulai dari respons bencana, pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, hingga layanan ambulans kedaruratan dan non-kedaruratan.

PMI DIY juga menjalankan Program Masyarakat Aman dan Tangguh Bencana (MANTAB) di Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, dan Gunungkidul dengan melibatkan 60 relawan SIBAT berbasis masyarakat. Selain itu, PMI DIY menggelar Jumbara PMR dan Temu Karya Relawan yang diikuti lebih dari 500 peserta.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan, Danang Lakukan Penanaman Tebu di Lanud Adisutjipto

“Tahun 2025 kami juga merespons banjir di Bali, Bantul, serta Sumatera dengan layanan air bersih, sanitasi, kesehatan, dan pembersihan lingkungan,” kata Prabukusumo.

Terkait bencana banjir di Sumatera, PMI DIY telah menyalurkan donasi masyarakat sebesar Rp451 juta, masing-masing ke PMI Aceh Rp175 juta, PMI Sumatera Utara Rp125 juta, dan PMI Sumatera Barat Rp100 juta.

Prabukusumo menegaskan PMI merupakan organisasi berbasis kepercayaan publik sehingga seluruh komponen harus bekerja profesional, transparan, dan akuntabel, serta berpegang pada tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

Sementara itu, Sudirman Said mengapresiasi PMI DIY yang dinilainya menjadi inspirasi PMI nasional, terutama dalam penanganan Covid-19, pengelolaan klinik hemodialisis, serta program pendidikan dan pelatihan.

“PMI sebagai mitra pemerintah harus menjaga koordinasi dan reputasi organisasi dengan tetap produktif dan solid,” ujarnya.

Gubernur DIY dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan DIY menyampaikan PMI merupakan wajah kemanusiaan yang hadir saat masyarakat berada dalam kondisi paling rentan.

Gubernur berharap Mukerprov menjadi ruang strategis merumuskan masa depan PMI, termasuk penguatan respons bencana, modernisasi pelayanan darah, serta pengembangan relawan muda yang berintegritas.

PMI DIY juga mengajak insan pers untuk turut menyebarluaskan kegiatan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya membangun jejaring dan semangat kepedulian sosial.

(Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
DPUPKP Sleman Tegaskan Investasi Tak Boleh Langgar Tata Ruang, Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page