Menantang Adrenalin di Curug Sidoharjo, Air Terjun Tertinggi di DIY

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Curug Sidoharjo, Kulon Progo, hadirkan pengalaman canyoning atau canyoneering.

 

Kulon Progo, opinijogja – Bagi pencinta wisata petualangan, Curug Sidoharjo di Desa Wisata Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, bisa jadi destinasi yang wajib masuk daftar kunjungan. Air terjun ini dikenal sebagai yang tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan ketinggian mencapai sekitar 75 meter.

Dari kejauhan, tebing batu yang menjulang tinggi dengan aliran air yang jatuh deras sudah tampak memukau. Suara gemuruh air berpadu dengan udara sejuk pegunungan menciptakan suasana alami yang menenangkan sekaligus memacu adrenalin.

Tak hanya menawarkan panorama indah, Curug Sidoharjo juga menghadirkan pengalaman canyoning atau canyoneering. Aktivitas ini memungkinkan wisatawan menuruni air terjun menggunakan teknik serta peralatan khusus, tentu saja dengan pendampingan pemandu profesional.

Baca Juga:  Harapan Baru Deva, Pengobatan Ditanggung dan Pendidikan Dijamin hingga Kuliah

Peserta akan menyusuri jalur alami berupa tebing, bebatuan, hingga aliran sungai yang menantang. Sensasi menuruni ketinggian puluhan meter dengan latar pemandangan hijau khas perbukitan Menoreh menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Meski tergolong wisata ekstrem, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas. Setiap peserta dibekali perlengkapan standar dan arahan teknis sebelum memulai aktivitas.

Selain memacu adrenalin, canyoning di Curug Sidoharjo juga memberi kesempatan menikmati alam yang masih asri. Lingkungan yang terjaga membuat destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan sisi alami Kulon Progo.

Bagi traveler yang ingin menggabungkan tantangan dan keindahan alam dalam satu paket, Curug Sidoharjo bisa menjadi pilihan tepat saat berkunjung ke Kulon Progo.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libur Sekolah 2026, Sleman Bidik Perputaran Uang Wisata hingga Rp1,2 Triliun
Efek Embarkasi Haji YIA, Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak 105 Persen hingga Mei 2026
Kementerian Pariwisata dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM Desa Wisata Jatimulyo
Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026
Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan
PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata
Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan
Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:39 WIB

Libur Sekolah 2026, Sleman Bidik Perputaran Uang Wisata hingga Rp1,2 Triliun

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:51 WIB

Efek Embarkasi Haji YIA, Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak 105 Persen hingga Mei 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kementerian Pariwisata dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM Desa Wisata Jatimulyo

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:05 WIB

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026

Jumat, 17 April 2026 - 02:26 WIB

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan

Berita Terbaru