Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bidang Binamarga DPUPKP Kabupaten Sleman Fauzan Ma’ruf .

 

SLEMAN, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) terus mempercepat program pemeliharaan infrastruktur jalan desa pada tahun anggaran 2026. Fokus utama saat ini berada pada proses verifikasi usulan dari kalurahan serta penyusunan Detail Engineering Design (DED) jalan desa yang ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kabupaten Sleman, Fauzan Ma’ruf, saat dikonfirmasi opinijogja.id, Selasa (12/05/2026), menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam peningkatan konektivitas antarwilayah di tingkat pedesaan.

“Fokus saat ini pada proses verifikasi usulan dari kalurahan serta penyusunan DED jalan desa dengan target selesai akhir Mei,” ujar Fauzan.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 terdapat total 86 lokasi jalan desa yang masuk dalam rencana penanganan dengan total anggaran mencapai Rp8,6 miliar. Seluruh pekerjaan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan perbaikan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan kualitas jalan.

Baca Juga:  Jasmine Saskia Puteri Raih Emas Anggar POPDA DIY 2026, Harumkan Nama Sleman

Setelah tahapan perencanaan selesai, pelaksanaan pekerjaan fisik dijadwalkan mulai pada Juni 2026. Proses pengadaan penyedia jasa akan dilakukan melalui mekanisme mini kompetisi pada sistem e-katalog, sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Pekerjaan fisik mulai Juni dan pengadaan penyedia melalui mini kompetisi e-katalog,” jelasnya.

DPUPKP Sleman menargetkan, melalui program pemeliharaan ini, kondisi jalan desa dapat semakin baik sehingga mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di tingkat kalurahan.

“Harapannya, dengan meningkatnya kondisi jalan desa, bisa memberikan keamanan dan kenyamanan serta memperlancar mobilitas warga desa,” pungkas Fauzan.

Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta aksesibilitas antarwilayah di Kabupaten Sleman.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page