Jelang Idul Adha 2026, Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Pasokan dari Luar Daerah Disiapkan

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt. Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Rofiq Andriyanto, saat memberikan keterangan kepada awak media di aula kantor DP3 Kabupaten Sleman, Kamis (21/05/2026).

 

SLEMAN, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) terus melakukan berbagai langkah pengawasan dan pemantauan guna memastikan ketersediaan daging hewan kurban yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, saat acara jumpa pers bersama awak media di Kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Kamis (21/05/2026).

Rofiq mengatakan, kegiatan pemeriksaan dan pemantauan pemotongan hewan kurban rutin dilakukan setiap tahun sebagai upaya menjaga keamanan pangan masyarakat selama momentum Idul Adha.

Menurutnya, kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Sleman setiap tahun mencapai ribuan ekor sapi, kambing, dan domba. Sementara penyembelihan hewan kurban umumnya dilakukan oleh panitia atau takmir masjid yang masih memerlukan pendampingan terkait hygiene dan sanitasi pemotongan hewan.

“Pemerintah Kabupaten Sleman melalui DP3 terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan pemotongan hewan kurban agar daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar memenuhi prinsip ASUH,” ujar Rofiq.

Baca Juga:  Kementerian Pertanian Salurkan Alsintan untuk Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo

Berdasarkan hasil pemantauan pasar tiban ternak kurban tahun 2026, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Sleman meliputi sapi sebanyak 4.775 ekor, kambing 4.002 ekor, dan domba 8.466 ekor.

Sementara itu, estimasi kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai 9.235 ekor sapi, 3.050 ekor kambing, dan 15.750 ekor domba.

Dari data tersebut, Sleman diperkirakan masih mengalami kekurangan stok ternak kurban, terutama untuk jenis sapi dan domba. Kekurangan sapi diperkirakan mencapai sekitar 4.460 ekor, sedangkan domba mengalami defisit sekitar 7.284 ekor. Adapun stok kambing masih surplus dibanding kebutuhan masyarakat.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman membuka pasokan ternak dari berbagai jalur, di antaranya melalui kelompok peternak, pasar hewan kurban, pelaku usaha peternakan, hingga pembelian langsung dari luar daerah.

Selain memastikan kecukupan stok, pengawasan kesehatan hewan juga diperketat guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular serta memastikan hewan yang dipotong layak konsumsi.

“Pengawasan dilakukan mulai dari lalu lintas ternak, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong, hingga pemantauan proses penyembelihan di lapangan,” jelasnya.

DP3 Sleman juga mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di tempat resmi dan memastikan hewan memiliki kondisi sehat, cukup umur, serta bebas dari gejala penyakit.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopi Darling Merapi, Fasilitas Kopi Keliling untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani Sleman
27 Varietas Hoya Sleman Resmi Terdaftar di Kementan, Potensi Bisnis Tanaman Hias Bernilai Tinggi
Pemkab Gunungkidul Apresiasi Bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Diharapkan Dongkrak Produktivitas Petani
Sultan HB X Dorong Jogja Agro Park Jadi Mal Pertanian DIY
Bupati Sleman Dorong Petani Milenial Jadi Motor Regenerasi dan Modernisasi Pertanian
Kadis DP3 Sleman: Forum Komunikasi Pembudidaya Ikan Perkuat Kolaborasi dan Keberlanjutan Usaha
Kadis Pertanian Sleman: Belum Ada Dampak Kekeringan, Luas Tambah Tanam Tembus 21.248 Hektare
Penyuluh Pertanian Swadaya Asal Sleman Raih Juara 1 DIY 2026, Jadi Inspirasi Kemajuan Petani Mandiri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Kopi Darling Merapi, Fasilitas Kopi Keliling untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani Sleman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:43 WIB

27 Varietas Hoya Sleman Resmi Terdaftar di Kementan, Potensi Bisnis Tanaman Hias Bernilai Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Pemkab Gunungkidul Apresiasi Bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Diharapkan Dongkrak Produktivitas Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Sultan HB X Dorong Jogja Agro Park Jadi Mal Pertanian DIY

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Bupati Sleman Dorong Petani Milenial Jadi Motor Regenerasi dan Modernisasi Pertanian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page