Dibalut Konsep Alam, Ngunduh Mantu Joko Mursito Angkat Daya Tarik Budaya Tempo Dulu

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito, menggelar acara ngunduh mantu putra-putrinya di Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (31/1/2026). Acara tersebut dikemas dengan konsep alam dan nuansa budaya tempo dulu, menampilkan kostum adat, musik tradisional, serta sajian kuliner khas pasar rakyat.

 

Kulon Progo, opinijogja – Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito, menggelar acara ngunduh mantu putra-putrinya di Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (31/1/2026), dengan mengusung konsep alam dan nuansa budaya tempo dulu.

Acara tersebut tidak hanya menjadi perayaan keluarga, tetapi juga sarat pesan pendidikan, kepedulian lingkungan, dan pelestarian budaya. Nuansa hutan dan kebun dihadirkan sebagai refleksi perjalanan hidup almarhum ayah Joko Mursito yang pernah mengabdi sebagai Polisi Hutan, sekaligus pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Baca Juga:  Karaton Surakarta Gelar Sadranan Leluhur Panembahan Agung Kajoran di Klaten

Suasana tradisi semakin kental dengan kostum adat, sajian kuliner pasar rakyat, alunan musik langgam Jawa, serta kehadiran para seniman dan tokoh budaya Yogyakarta sebagai among tamu. Keluarga pengantin juga membagikan bibit tanaman kepada tamu sebagai simbol gerakan penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59 Digelar Meriah, 1,5 Ton Kue Apem Diperebutkan Ribuan Warga
Juara Dunia Asal Klaten Kembali ke World Choir Games 2026, Vocalista Angels Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia
Ribuan Warga Padati Saparan Bekakak Gamping 2026, Bupati Sleman Harda Kiswaya: Tradisi Harus Tetap Lestari
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo ke-78, Yani Fathurrahman: Semoga Semakin Maju, Mapan dan Sejahtera
15 Dalang Pentas Semalam Suntuk di Hari Jadi ke-110 Sleman, Lakon “Mahasaka” Jadi Sorotan
Kirab Pamong DIY Sambut 80 Tahun Sri Sultan HB X, Argomulyo Bawa Pisungsung Hasil Bumi
Karaton Surakarta Gelar Sadranan Leluhur Panembahan Agung Kajoran di Klaten
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59 Digelar Meriah, 1,5 Ton Kue Apem Diperebutkan Ribuan Warga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:23 WIB

Juara Dunia Asal Klaten Kembali ke World Choir Games 2026, Vocalista Angels Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Ribuan Warga Padati Saparan Bekakak Gamping 2026, Bupati Sleman Harda Kiswaya: Tradisi Harus Tetap Lestari

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:19 WIB

JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:58 WIB

Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo ke-78, Yani Fathurrahman: Semoga Semakin Maju, Mapan dan Sejahtera

Berita Terbaru

Opinijogja

Ketika Hukum Memilih Wajah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:24 WIB

You cannot copy content of this page