Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, BPBD Sleman Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Kepala BPBD Kabupaten Sleman Raden Haris Martapa.

 

Sleman, opinijogja – Kepala BPBD Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, SE, MT, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyikapi dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Sleman.

Raden Haris menyampaikan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

“Cuaca ekstrem masih terjadi. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk terus waspada dan melakukan mitigasi di lingkungan masing-masing,” kata Raden Haris, Minggu (01/02/2026).

Ia meminta warga memangkas pohon-pohon yang terlalu tinggi dan berpotensi membahayakan, terutama yang berada di sekitar permukiman dan jalan. Selain itu, saluran air yang tersumbat diimbau untuk segera dibersihkan guna mencegah genangan maupun banjir.

Baca Juga:  Terungkap! BPBD Sleman Pastikan Api Misterius di Seyegan Bukan dari Gas Alam, Polisi Dalami Penyebabnya

“Masyarakat bisa melakukan kerja bakti lingkungan, membersihkan selokan yang mampat, serta meneliti kondisi infrastruktur rumah, apakah ada bagian yang sudah lapuk dan berisiko roboh,” ujarnya.

Raden Haris juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika hujan lebat disertai angin kencang. Ia menyarankan pengendara untuk menunda perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Jika hujan sedang berlangsung dan memungkinkan, sebaiknya berhenti dulu. Namun apabila terpaksa melanjutkan perjalanan, tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, banjir di jalan raya, kabel listrik, maupun baliho yang rawan roboh,” tegasnya.

BPBD Sleman berharap upaya mitigasi bersama dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page