BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah akibat Siklon Tropis Narelle

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi 

 

Jakarta, opinijogja — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia akibat pengaruh Siklon Tropis Narelle.

Dalam keterangan resminya, Kamis, BMKG menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan per 26 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Narelle terdeteksi berada di Samudra Hindia barat Australia atau di selatan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

BMKG menjelaskan bahwa Siklon Tropis Narelle sebelumnya berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96P yang meningkat menjadi siklon tropis pada 17 Maret 2026 pukul 13.00 WIB. Sistem tersebut kemudian mulai masuk dalam wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta sejak 21 Maret 2026 pukul 01.00 WIB.

Dalam 24 jam ke depan, BMKG memprakirakan kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Narelle akan meningkat hingga mencapai kategori 4 dan bergerak ke arah barat daya.

“Keberadaan Siklon Tropis Narelle memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia, berupa potensi hujan sedang hingga lebat serta peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan,” demikian pernyataan BMKG.

Baca Juga:  Sleman Siapkan “Nataru Ceria 2025”: Penguatan Keamanan, Wisata, dan Layanan Publik

BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu, peningkatan tinggi gelombang laut berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter (moderate sea) berpotensi terjadi di sejumlah perairan, antara lain perairan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), Samudra Hindia selatan Jawa Timur, selatan Bali, selatan NTB, selatan NTT, Laut Sawu, serta Laut Arafuru bagian barat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah rawan hujan lebat dan pengguna transportasi laut.

Peringatan dini ini berlaku hingga Jumat, 27 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.

(Ip/opinijogja)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMK Penerbangan Sleman Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Kebanggaan Sleman
Ketahanan Pangan Jadi Sorotan FKD MPU 2026, DIY Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Antar Daerah
Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY
Bupati Hamenang Dorong KICF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bupati Harda Kiswaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Warga Transmigran Sleman di Konawe Selatan
Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Penuh, Bulog Siap Jalankan Penugasan Pemerintah
Hari Buruh 2026, Yani Fathurrahman: Buruh Sejahtera, Negara Kuat
Iwan Setyawan Mundur dari Ketua DPC Peradi Sleman usai Diangkat Jadi Waketum DPN
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WIB

Siswa SMK Penerbangan Sleman Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Kebanggaan Sleman

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:27 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Sorotan FKD MPU 2026, DIY Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Antar Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Bupati Hamenang Dorong KICF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:38 WIB

Bupati Harda Kiswaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Warga Transmigran Sleman di Konawe Selatan

Berita Terbaru