Arus Bawah PDIP DIY Dukung Pedestrian Malioboro, Usul Kantong Parkir Kampung

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Arus Bawah PDIP Yogyakarta usai audiensi dengan Dishub DIY, Selasa (24/2/2026), menyatakan dukungan terhadap kebijakan pedestrian di Jalan Malioboro dan mengusulkan kantong parkir berbasis kampung.

 

YOGYAKARTA, opinijogja — Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta menyatakan dukungan terhadap penguatan kebijakan pedestrian di kawasan Jalan Malioboro. Sikap itu disampaikan seusai audiensi dengan Dinas Perhubungan DIY pada Selasa (24/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Arus Bawah menilai pedestrianisasi Malioboro sebagai langkah strategis memperkuat identitas Yogyakarta sebagai kota budaya dan wisata yang ramah pejalan kaki. Kebijakan ini dinilai sejalan dengan konsep walkable city yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan.

Meski mendukung, mereka mengusulkan solusi berupa pengembangan kantong parkir berbasis kampung sebagai penyangga kawasan Malioboro. Dua lokasi yang diusulkan yakni lahan kosong di Kampung Pajeksan dan Kampung Jogonegaran, Kemantren Gedongtengen. Skema tersebut diharapkan dapat mengurai persoalan parkir sekaligus memberdayakan ekonomi warga setempat.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026

Arus Bawah juga menyoroti nasib pekerja parkir dan pelaku UMKM eks Taman Parkir ABA yang saat ini direlokasi sementara di lahan Cafe Menara. Mereka meminta Pemerintah Kota Yogyakarta segera menyiapkan solusi permanen agar tidak menimbulkan ketidakpastian ekonomi bagi warga terdampak.

Menurut Arus Bawah, pedestrianisasi merupakan langkah maju, namun pelaksanaannya harus tetap inklusif dan berkeadilan sosial agar tidak mengorbankan kelompok rentan di sekitar kawasan Malioboro.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peristiwa 27 Juli 1996: Sejarah Kudatuli yang Mengubah Arah Demokrasi Indonesia
PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader
Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan
Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026
Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta
Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah
Resmikan Wisata Petik Melon, Yani Fathurrahman Sebut Agrowisata Bisa Dongkrak Ekonomi Desa
Eko Suwanto Dorong Pemda DIY Gelar Sinau Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Berbasis Keluarga untuk Cegah Kejahatan Jalanan
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:49 WIB

Peristiwa 27 Juli 1996: Sejarah Kudatuli yang Mengubah Arah Demokrasi Indonesia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:11 WIB

PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader

Senin, 29 Juni 2026 - 15:26 WIB

Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:04 WIB

Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WIB

Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page