Pos-Pera Desak Pemkab Sleman Tindak Tegas Dugaan Alih Fungsi LP2B untuk Perumahan

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi (opinijogja)

 

Sleman, opinijogja – Koordinator Pos Pengaduan Rakyat (Pos-Pera) Dani Eko Wiyono mendesak Pemerintah Kabupaten Sleman segera bertindak tegas terhadap dugaan pembangunan perumahan di atas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Dani menilai, jika persoalan tersebut dibiarkan, dapat berdampak buruk pada citra pemerintah daerah. Ia juga mempertanyakan sikap instansi terkait atas bangunan yang diduga berdiri di lahan pertanian dan disebut-sebut berkaitan dengan oknum rektor Universitas Negeri Yogyakarta.

“Ini ada indikasi alih fungsi lahan. Kalau didiamkan, nama Pemkab bisa jadi tidak baik,” kata Dani.

Ia menegaskan, LP2B merupakan lahan yang secara hukum wajib dipertahankan untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Pengalihfungsian tanpa izin melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Baca Juga:  Momentum HPN 2026, Bupati Sleman Tegaskan Media Mitra Strategis Pemerintah

Meski permohonan perubahan status lahan telah ditolak instansi pertanahan, aktivitas pembangunan disebut tetap berjalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendataan, Pembinaan, dan Pengawasan Bangunan DPUPKP Kabupaten Sleman, Martinus Doni Purbo Kuncahyo, menegaskan bangunan tersebut hingga kini belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Sampai detik ini bangunan itu tidak ada PBG-nya. Pihak perumahan juga belum mengurus perizinan,” ujarnya.

Dani pun meminta Pemkab Sleman tidak ragu mengambil langkah hukum sesuai kewenangan, termasuk menghentikan pembangunan apabila terbukti melanggar aturan.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Kapolresta Sleman Temui Kajari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Penanganan Perkara Prioritas
Tagih Utang Rp100 Juta Berujung Penganiayaan, PN Sleman Vonis Dua Terdakwa 5 Bulan Penjara
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Kapolresta Sleman Temui Kajari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Penanganan Perkara Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page