Kementerian Pertanian Salurkan Alsintan untuk Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi DIY Aris Eko Nugroho 

 

Yogyakarta, opinijogja – Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Bantuan tersebut diserahkan oleh direktur pembenihan yang juga menjabat sebagai Penjabat Lembaga Layanan Teknis (Pj LLT) DIY, Rabu (17/12/2025).

Dikonfirmasi opinijogja, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan, bantuan alsintan yang diserahkan meliputi hand traktor roda empat sebanyak tiga unit untuk Kabupaten Gunungkidul serta combine harvester sebanyak tiga unit, masing-masing dua unit untuk Kabupaten Bantul dan satu unit untuk Kabupaten Kulon Progo.

Selain itu, Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian (BP3MBTP)  juga menyerahkan bantuan buah-buahan untuk Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.

Baca Juga:  Sampah 300 Ton Sehari, Ganjar Minta Kader PDIP Jogja Bergerak

Menurut Aris, bantuan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan luas tanam dan jangkauan pengolahan lahan pertanian di daerah penerima.

“Harapannya, alat-alat ini bisa langsung dipergunakan agar produktivitas pertanian meningkat,” kata Aris.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Aris memastikan ketersediaan pangan di DIY dalam kondisi aman. Ia menyebut sebagian besar komoditas pangan strategis berada dalam kondisi surplus, meskipun tidak seluruhnya dipenuhi dari produksi dalam wilayah DIY.

“Ketersediaan pangan relatif aman dan surplus. Walaupun tidak semua komoditas dicukupi dari produk DIY, pasokan tetap terjaga,” ujarnya.

Aris menambahkan, optimalisasi pemanfaatan alsintan menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah, terutama menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada momen akhir tahun. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman
Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi
HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park
Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:50 WIB

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:32 WIB

Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:59 WIB

Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:04 WIB

HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:59 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY

Berita Terbaru