Foto: Destinasi Wisata Goa Pindul
Gunungkidul, opinijogja – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mematangkan persiapan menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan memperkuat koordinasi lintas sektor serta pengawasan destinasi wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul melalui kepala bidang menyebutkan, prioritas utama diarahkan pada keamanan, keselamatan, kebersihan, serta transparansi harga di kawasan wisata. “Pelayanan harus berjalan aman dan tertib,” katanya, Selasa (16/12/2025).
Dispar menerbitkan surat edaran tentang penyelenggaraan kegiatan wisata selama libur Nataru yang mengatur pengelolaan destinasi, kebersihan, higienitas, ketertiban tiket dan parkir, serta penggunaan transaksi non-tunai.
Rapat koordinasi lintas sektor digelar pada 8 Desember 2025 dengan melibatkan aparat keamanan dan OPD terkait. Sehari berselang, Dispar bersama lintas OPD melakukan monitoring mitigasi bencana di sejumlah destinasi wisata alam. Hasilnya, destinasi dinyatakan aman, meski wisatawan tetap diimbau waspada terhadap cuaca ekstrem.
Pada libur Nataru 2025/2026, Dispar Gunungkidul menargetkan kunjungan lebih dari 500 ribu wisatawan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas Rp7 miliar. (AR).







