Tak Hanya Lava Tour, Umbulharjo Kembangkan Wisata Edukatif Lereng Merapi

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gelang batu 

 

Sleman, OpiniJogja – Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, selama ini identik dengan wisata jeep lava tour Gunung Merapi. Namun, di luar wisata petualangan tersebut, Umbulharjo juga mengembangkan potensi wisata edukatif berbasis kreativitas dan kearifan lokal masyarakat lereng Merapi.

Beragam sektor ekonomi kreatif kini mulai diperkenalkan kepada wisatawan. Di antaranya pengolahan kopi robusta khas Merapi, budidaya anggrek, budidaya jamur, serta kerajinan batu andesit. Batu andesit yang digunakan merupakan batuan vulkanik asli lereng Merapi yang sebelumnya lebih banyak dimanfaatkan sebagai material bangunan.

Melalui tangan-tangan terampil warga Umbulharjo, batu Merapi kini diolah menjadi produk kerajinan bernilai tambah. Jika dahulu batu tersebut identik dengan cobek atau peralatan dapur, saat ini mulai dikembangkan menjadi produk merchandise seperti gelang, liontin, dan berbagai aksesori lainnya yang memiliki ciri khas tersendiri.

Ketua Lembaga Usaha Mikro Kalurahan Umbulharjo, Anton, mengatakan sentra kerajinan batu tersebut ke depan direncanakan menjadi bagian dari kampung konservasi budaya.

“Sentra kerajinan batu rencananya akan kami jadikan kampung konservasi budaya,” ujar Anton, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga:  Pemkab Kulon Progo Resmi Luncurkan GORA BANGSA, Strategi Baru Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi di Festival Pantai Congot 2026

Untuk memperkuat pemasaran produk lokal, Umbulharjo mengembangkan Kalikuningbrand sebagai umbrella brand yang menaungi seluruh produk usaha mikro di wilayah kalurahan tersebut. Melalui satu merek bersama, pemasaran produk diharapkan lebih terintegrasi sekaligus memperkuat identitas lokal Umbulharjo.

Strategi umbrella brand ini dipilih dengan mempertimbangkan kondisi pelaku usaha yang sebagian besar berusia di atas 50 tahun. Keterbatasan energi dalam mengelola pemasaran serta kecenderungan fokus pada aktivitas produksi menjadi tantangan utama. Dengan adanya Kalikuningbrand, pelaku usaha diharapkan dapat lebih fokus pada produksi dan pengembangan produk, sementara aspek pemasaran ditangani secara terpusat.

Sebagai langkah awal, Kalikuningbrand menghadirkan galeri daring melalui laman kalikuningbrand.com. Platform ini menjadi salah satu sarana promosi produk lokal, khususnya untuk menjangkau segmen wisatawan. Upaya tersebut juga didukung melalui pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

Pengembangan wisata edukatif ini diharapkan dapat memperluas pilihan destinasi wisata di kawasan lereng Merapi, sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat Umbulharjo berbasis potensi lokal.

(Ip/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wajah Baru Pantai Baron Gunungkidul, Hamparan Pasir Makin Luas, Liburan Makin Nyaman
Iga Bakar Surabaya hingga Bakmie Carsiup, Kuliner Unik di Two Level Cafe
Foto-foto Kemeriahan Hut Kemerdekaan RI ke-81, Pakem Manunggal Nyawiji
Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata
Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026
Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul
Dari Kuliner Nusantara hingga Pasta, Two Level Cafe and Chill by PAS Hotel Hadirkan Menu Lezat Mulai Rp22 Ribu
Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Iga Bakar Surabaya hingga Bakmie Carsiup, Kuliner Unik di Two Level Cafe

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Foto-foto Kemeriahan Hut Kemerdekaan RI ke-81, Pakem Manunggal Nyawiji

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page