HUT ke-79 Megawati, DPC PDI Perjuangan Klaten Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten Hj. Sri Mulyani bersama kader partai menanam bibit pohon saat peringatan hari ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Pendopo Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jumat (23/1/2026). Peringatan dilakukan melalui aksi lingkungan sebagai simbol kepedulian terhadap keberlanjutan ruang hidup warga.

 

Klaten, opinijogja — Peringatan hari ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kabupaten Klaten tidak dirayakan secara seremonial. Kader partai memilih menanam pohon dan menebar benih ikan sebagai penanda perayaan, sekaligus menyampaikan pesan politik tentang kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan ruang hidup warga.

Kegiatan bertajuk Merawat Bumi, Menjaga Tradisi itu digelar di Pendopo Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Jumat, 23 Januari 2026. Acara diisi doa bersama, penanaman bibit pohon, penebaran benih ikan di sekitar sumber air desa, serta pemotongan tumpeng. Seluruh struktural DPC, anggota fraksi, pimpinan anak cabang, hingga kader PDI Perjuangan se-Kabupaten Klaten hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta

Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten, Hj. Sri Mulyani, mengatakan peringatan ulang tahun Megawati dimaknai sebagai momentum memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial.

“Kami ingin perayaan ini memberi manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Mulyani.

Ia menambahkan, rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan akan dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial, penanaman pohon, penebaran ikan, serta kegiatan kesenian rakyat. Menurut dia, dapur umum gotong royong PDI Perjuangan juga tetap berjalan rutin setiap tanggal 10 dengan sasaran warga yang membutuhkan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menilai kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci menjaga kepercayaan publik. Menurut dia, kehadiran langsung di lapangan dan penyelesaian persoalan warga merupakan modal penting menghadapi kontestasi politik ke depan.

“Mendekatkan diri dengan masyarakat dan bekerja nyata menjadi fondasi keberlanjutan pembangunan,” ujarnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader
Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan
Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026
Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta
Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah
Resmikan Wisata Petik Melon, Yani Fathurrahman Sebut Agrowisata Bisa Dongkrak Ekonomi Desa
Eko Suwanto Dorong Pemda DIY Gelar Sinau Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Berbasis Keluarga untuk Cegah Kejahatan Jalanan
Harlah Pancasila 2026, PDIP Kota Yogyakarta Desak Pemerintah Terapkan Kebijakan Pro Rakyat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:11 WIB

PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader

Senin, 29 Juni 2026 - 15:26 WIB

Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:04 WIB

Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WIB

Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:11 WIB

Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page