Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Sleman Siapkan Respons Cepat

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Apel siaga BPBD Kabupaten Sleman hadapi ancaman cuaca ekstrem.

 

Sleman, opinijogja – Ancaman cuaca ekstrem pada musim hujan mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman meningkatkan kesiapsiagaan. Melalui Apel Siaga Cuaca Ekstrem di Posko Utama Pakem, Selasa (16/12/2025), pemerintah daerah menekankan pentingnya respons cepat dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Apel siaga dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam arahannya, ia mendorong seluruh unsur terkait untuk mengaktifkan posko terpadu, menyinkronkan data wilayah rawan bencana, serta memastikan kesiapan logistik dan peralatan evakuasi.

“Keselamatan masyarakat sangat bergantung pada kesiapsiagaan dan koordinasi yang kuat. Seluruh unsur harus memahami peran masing-masing dan siap bergerak cepat ketika bencana terjadi,” ujar Susmiarto.

Ia menegaskan bahwa penanganan dampak cuaca ekstrem tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang solid dan terintegrasi.

Baca Juga:  Jelang Nataru 2025, Pemkab Sleman Pastikan Stok BBM dan LPG Aman

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan serta demonstrasi peralatan operasional penanggulangan bencana milik BPBD Kabupaten Sleman. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana siap digunakan dalam mendukung respons cepat di lapangan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Haris Martapa, mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana, antara lain dengan membersihkan saluran air dan memangkas pohon yang berisiko tumbang.

“Simulasi dan pelatihan relawan terus kami lakukan secara berkala. Namun yang tidak kalah penting adalah peran serta masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem,” jelas Haris.

Apel Siaga Cuaca Ekstrem ini diikuti oleh unsur perangkat daerah, TNI–Polri, Basarnas, instansi vertikal, BUMN/BUMD, relawan kebencanaan, serta pemerintah kapanewon dan kalurahan di wilayah rawan bencana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, instansi terkait, relawan, dan masyarakat semakin kuat sehingga potensi dampak bencana akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan.

(Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi
Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK
Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT
Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme
Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan
Penggugat Hadirkan Saksi, Sidang Sengketa Tanah Lawan BPR Lumintu Kembali Akan Digelar Pekan Depan
SBSI Resmi Bentuk Lembaga Bantuan Hukum, Perkuat Akses Keadilan bagi Buruh
Jembatan Penghubung Sentolo–Nanggulan Amblas, Pemkab Kulon Progo Lakukan Penanganan Darurat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:04 WIB

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:55 WIB

Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:27 WIB

Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT

Senin, 19 Januari 2026 - 14:45 WIB

Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:50 WIB

Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan

Berita Terbaru