Foto: Peserta peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 berfoto bersama di kawasan Jogja Agro Park, Kulon Progo, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial DIY ini diisi dengan edukasi pertanian dan pengenalan teknologi pertanian sederhana guna mendorong lansia tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif. Melalui tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Foto: Dinas Sosial DIY/Jogja Agro Park.
KULON PROGO, opinijogja – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026, Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak para lansia dari berbagai kabupaten dan kota di DIY mengikuti kunjungan edukatif ke Jogja Agro Park, Kulon Progo, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” tersebut bertujuan mendorong para lansia agar tetap aktif, sehat, dan produktif melalui berbagai aktivitas yang bermanfaat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai praktik dan teknologi pertanian modern yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain melihat langsung pengelolaan pertanian di Jogja Agro Park, para lansia juga mendapatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan lahan pekarangan, budidaya tanaman, hingga teknologi pertanian sederhana yang murah dan mudah diterapkan di rumah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan yang mendorong lansia tetap aktif dan produktif di tengah masyarakat.
“Kami mendukung kegiatan positif dan produktif bagi bapak dan ibu lansia yang ada di DIY. Melalui kegiatan ini, peserta dikenalkan dengan teknologi pertanian yang sederhana dan murah sehingga dapat diterapkan ketika kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, kami juga mengenalkan berbagai teknologi pertanian kekinian yang terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Aris, sektor pertanian tidak hanya berperan dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga dapat menjadi sarana aktivitas yang menyehatkan dan menyenangkan bagi para lansia. Dengan keterlibatan dalam kegiatan pertanian skala rumah tangga, para lansia diharapkan tetap produktif sekaligus mampu berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.
Aris menambahkan, Jogja Agro Park diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di DIY yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan pertanian, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pengenalan teknologi pertanian, dan wisata bagi seluruh kalangan usia.
“Harapan kami, Jogja Agro Park dapat menjadi pilihan masyarakat untuk kegiatan edukasi, pengenalan teknologi pertanian, serta wisata bagi semua kelompok usia. Kehadiran Jogja Agro Park juga diharapkan mampu mendukung berbagai program strategis Pemerintah Daerah DIY, khususnya di bidang pertanian, ketahanan pangan, pendidikan, dan pengembangan pariwisata berbasis agro,” jelasnya.
Selain sebagai sarana edukasi, kunjungan ke Jogja Agro Park juga menjadi ajang rekreasi dan silaturahmi bagi para peserta. Suasana kawasan pertanian yang asri memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan mengenai perkembangan pertanian modern di DIY.
Melalui peringatan HLUN ke-30 ini, pemerintah berharap para lansia dapat terus berdaya, mandiri, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi. Semangat “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh lansia untuk tetap berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi keluarga serta masyarakat.
(Ip/opinijogja)








