BULOG DIY Salurkan 21 Ribu Liter Minyakita, Jaga Stabilitas Harga di Pasar

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas menurunkan distribusi minyak goreng Minyakita dari truk untuk disalurkan ke pedagang di pasar tradisional Yogyakarta, Kamis (16/4/2026). BULOG DIY menggelontorkan puluhan ribu liter Minyakita guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen.

 

Yogyakarta, opinijogja – Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyalurkan minyak goreng Minyakita ke pasar sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat. Pada Kamis (16/4/2026), sebanyak 21.900 liter Minyakita didistribusikan, salah satunya ke Pasar Beringharjo.

Langkah ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada BULOG dalam memastikan ketersediaan serta keterjangkauan harga minyak goreng di pasaran. Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional dan jaringan ritel binaan BULOG.

Secara kumulatif, sejak Januari hingga pertengahan April 2026, BULOG Kanwil Yogyakarta telah menyalurkan sekitar 2,1 juta liter Minyakita kepada pengecer. Penyaluran dilakukan melalui pasar tradisional yang terpantau dalam sistem SP2KP serta melalui outlet binaan BULOG, yakni Rumah Pangan Kita (RPK).

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menegaskan pihaknya akan terus mengintensifkan distribusi guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Baca Juga:  Kejati DIY Umumkan Capaian Kinerja Pidsus 2025, Rp 4,5 Miliar Kerugian Negara Berhasil Diselamatkan

“Kami terus menggelontorkan Minyakita ke pasar sebagai bentuk komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, dengan distribusi yang masif, pihaknya optimistis harga tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah.

BULOG juga memastikan harga distribusi tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Harga jual kepada pengecer ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter, sementara harga eceran tertinggi (HET) di tingkat konsumen sebesar Rp15.700 per liter.

“Kami mengimbau pengecer agar mematuhi ketentuan HET yang telah ditetapkan, sehingga stabilitas harga di tingkat konsumen tetap terjaga,” tambahnya.

Selain melalui jalur distribusi pasar dan ritel, BULOG juga menyalurkan Minyakita dalam program Bantuan Pangan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP). Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli.

Melalui distribusi yang terus digencarkan, BULOG Kanwil Yogyakarta memastikan pasokan minyak goreng tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaannya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman
Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi
Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif
BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026
Sleman Perketat Pengawasan Kurban 2026, PMK hingga Limbah Penyembelihan Jadi Sorotan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:32 WIB

Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:59 WIB

Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:59 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:44 WIB

Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru