Bupati Sleman Ajak Perkuat Sinergi saat Syawalan dan Pengukuhan LKK Banyuraden

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersalaman dengan warga saat menghadiri kegiatan syawalan dan pengukuhan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) Banyuraden di Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Selasa (7/4/2026) malam.

 

SLEMAN, opinijogja – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan saat menghadiri kegiatan syawalan dan pengukuhan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) Banyuraden, Gamping, Selasa (7/4/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta tersebut dihadiri perangkat kalurahan serta perwakilan lembaga kemasyarakatan di Banyuraden.

Harda mengatakan, tradisi syawalan dan halal bihalal memiliki makna penting dalam mempererat kebersamaan, persaudaraan, serta saling memaafkan di tengah masyarakat.

“Syawalan dan halal bihalal menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, menghapus sekat perbedaan, serta memperkuat semangat gotong royong,” ujar Harda.

Baca Juga:  Kepala DPUPKP Sleman Sukarmin Tancap Gas: Percepat Perbaikan Jalan hingga Koneksi Tol, Tekankan Integritas ASN

Dalam kesempatan tersebut, Harda juga menyaksikan pengukuhan ketua dan pengurus LKK Banyuraden yang terdiri dari RT, RW, Tim Penggerak PKK, LPM, Karang Taruna, Posyandu, hingga Satlinmas.

Ia berharap seluruh pengurus yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, LKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah kalurahan dalam mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga ketertiban dan kerukunan.

“LKK harus mampu menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat, menjembatani aspirasi warga, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” jelasnya.

Harda menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari sinergi antara pemerintah kalurahan, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi menjadi kunci. Kita harus menjaga komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap setiap program pembangunan di Banyuraden,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif
BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026
Sleman Perketat Pengawasan Kurban 2026, PMK hingga Limbah Penyembelihan Jadi Sorotan
Job Fair Hari Jadi Sleman ke-110 Dibuka, Pemkab Targetkan 750 Tenaga Kerja Baru Terserap
Kepala DPUPKP Sleman: Jangan Simpan Masalah Sendiri
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:59 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 25 Mei 2026 - 12:06 WIB

246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif

Senin, 25 Mei 2026 - 07:34 WIB

BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:58 WIB

Sleman Perketat Pengawasan Kurban 2026, PMK hingga Limbah Penyembelihan Jadi Sorotan

Berita Terbaru