Wahana “On The Rock” Dongkrak Wisata Drini, PAD Gunungkidul Tembus Rp15,8 Miliar

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Eko Nur Cahyo.

 

GUNUNGKIDUL, opinijogja – Sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul menunjukkan performa impresif di awal tahun 2026. Hingga 1 April 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata tercatat mencapai Rp15.845.059.555.

Lonjakan ini seiring dengan tingginya jumlah kunjungan wisatawan yang menembus 1.272.786 orang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Dibandingkan tahun lalu, capaian tahun ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Rabu (1/4/2026).

Pantai Viral Jadi Magnet Wisatawan

Kawasan pantai masih menjadi primadona wisata di Gunungkidul. Sejumlah destinasi bahkan mengalami lonjakan kunjungan setelah viral di media sosial.

Di antaranya Pantai Drini dan Pantai Sepanjang yang kini semakin diminati wisatawan.

Pantai Drini mendapat perhatian lebih dengan hadirnya wahana wisata baru “On The Rock” yang menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung. Sementara itu, Pantai Sepanjang juga mengalami peningkatan kunjungan pasca penataan tahap awal yang membuat kawasan lebih tertata dan nyaman.

Baca Juga:  Catat! Ini 15 Agenda Seru Nataru 2025–2026 di Bantul

“Menariknya, banyak destinasi yang justru viral dari media sosial oleh netizen, sehingga turut mendongkrak jumlah kunjungan,” kata Eko.

Dorong Ekonomi dan Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap tren positif ini dapat terus berlanjut. Sektor pariwisata diharapkan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peningkatan PAD dari sektor ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

Di balik capaian tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, terutama terkait infrastruktur dan sarana prasarana yang belum sepenuhnya memadai.

Ke depan, peningkatan PAD pariwisata diharapkan dapat diimbangi dengan perbaikan infrastruktur serta pengembangan destinasi wisata agar semakin kompetitif.

“Dengan adanya peningkatan PAD ini, diharapkan bisa mendukung perbaikan sarana prasarana dan pengembangan destinasi ke depan,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Pariwisata dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM Desa Wisata Jatimulyo
Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026
Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan
PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata
Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan
Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas
Jogja Bikin Turis Denmark Speechless Gara-Gara Lomba Burung
Rowo Jombor Jadi Favorit Lebaran 2026 di Klaten Dengan 53.600 Wisatawan, Peringkat Kedua Setelah Prambanan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kementerian Pariwisata dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM Desa Wisata Jatimulyo

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:05 WIB

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026

Jumat, 17 April 2026 - 02:26 WIB

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan

Kamis, 16 April 2026 - 12:55 WIB

PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata

Jumat, 10 April 2026 - 08:09 WIB

Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan

Berita Terbaru