Foto: Tugu sate Wonokromo, ikon baru kuliner Bantul, Senin (01/12).
Bantul, opinijogja – Kawasan Jejeran, Kalurahan Wonokromo, Pleret, kini memiliki ikon baru yang langsung mencuri perhatian para pengguna jalan. Sebuah patung penjual sate yang tengah memanggul peralatan dagangnya resmi berdiri sebagai Tugu Sate Wonokromo, simbol identitas kawasan kuliner sate klathak yang telah lama dikenal luas.
Tugu yang berlokasi di simpang empat Jejeran tersebut dibangun sebagai penanda bahwa Wonokromo merupakan salah satu pusat kuliner sate yang berkembang pesat di Bantul. Selain memperindah kawasan, tugu ini diharapkan mampu memperkuat branding lokal dan menarik lebih banyak wisatawan kuliner.
Nanang, selaku penyedia jasa pembangunan tugu, menyampaikan rasa syukur atas penyelesaian proyek yang berjalan lancar.
“Alhamdulillah pekerjaan selesai sesuai schedule. Selama pekerjaan, semua berjalan lancar dan selesai tanggal 28 November kemarin, dengan masa pekerjaan 90 hari kalender sejak 9 Oktober 2025,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Senin (01/12).
Masyarakat Wonokromo pun menyambut positif kehadiran ikon baru tersebut. Warga menilai tugu ini tidak hanya mempercantik sudut kota, tetapi juga menjadi pengingat kuat bahwa Jejeran merupakan salah satu titik utama kuliner sate klathak yang banyak diminati.
Dengan berdirinya tugu ini, Pemerintah Kalurahan Wonokromo berharap kawasan tersebut semakin dikenal sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal berbasis UMKM dan wisata kuliner. (Ip/opinijogja)







