Parkir Tak Berizin di Sleman Akan Dibina dan Ditertibkan

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (03/12).

 

Sleman, opiniJogja – BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menggelar sosialisasi pengelolaan perparkiran dan perlindungan jaminan kematian bagi juru parkir (jukir), Rabu (3/12) di Putri Mataram.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Rudi Susanto, mengatakan saat ini ada 900 jukir resmi yang telah terdaftar di lokasi parkir berizin sesuai Perda Sleman. Seluruhnya kini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk program kecelakaan kerja dan kematian.

“Pemerintah Kabupaten Sleman menganggarkan iuran melalui APBD. Tahun ini sembilan ahli waris jukir menerima santunan sebesar Rp 42 juta,” jelas Rudi.

Sementara itu, Kadishub Sleman Heri Kuntadi menyampaikan jumlah petugas parkir yang tercatat meningkat menjadi 904 orang. Namun ia menegaskan masih banyak titik parkir liar yang belum berizin.

Baca Juga:  Dirjen Dukcapil Apresiasi Aktivasi IKD Sleman Capai 19,45 Persen, Siap Dukung Digitalisasi Bansos

“Parkir liar akan kami cek satu per satu. Kalau belum punya rekomendasi izin, akan kami bina. Jika lokasinya tidak memenuhi ketentuan, tentu akan kami tertibkan,” tegasnya.

Dishub juga mulai mengembangkan sistem parkir digital di beberapa titik, terutama pasar tradisional, untuk meningkatkan akuntabilitas dan menekan kebocoran pendapatan.

Anggota Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rahmat yang turut hadir menambahkan, penguatan perlindungan hukum bagi masyarakat kecil, termasuk jukir, penting untuk menghindari ketimpangan.

“Sering kali warga kecil sulit mengurus izin, sementara usaha besar tak berizin bisa dibiarkan. Ke depan, seluruh warga Sleman harus mendapat akses perlindungan hukum yang adil,” ujarnya. (Jon/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:40 WIB

Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong

Berita Terbaru