Bupati Klaten Ikuti Trail Trabas Merapi, Promosikan Wisata ‘Klaten Lantai 2’

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok.Huma Pemkab Klaten, Sabtu (06/12).

 

Klaten, opinijogja – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (Mas Hamenang) bersama Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto turut ambil bagian dalam gelaran Trail Trabas Klaten Adventure yang digelar di lereng Gunung Merapi, beberapa waktu lalu. Dengan menunggangi motor trail masing-masing, keduanya menjelajahi lintasan ekstrem bersama ratusan crosser dari berbagai daerah.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-221 Klaten dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kami menggandeng komunitas penggemar motor trail untuk melintasi jalur adventure di lereng Merapi,” ujar Mas Hamenang. Dilansir dari CNN Indonesia.

Selain menjadi ajang silaturahmi para pecinta otomotif, kegiatan ini juga dimanfaatkan Pemkab Klaten untuk mempromosikan potensi wisata petualangan alam yang menjadi unggulan wilayah tersebut. Mas Hamenang menegaskan bahwa kawasan yang ia sebut sebagai “Klaten Lantai 2” memiliki panorama alam yang layak dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Harapannya ke depan kita bisa bergotong royong dengan masyarakat, pokdarwis, dan desa wisata untuk mengelola potensi wisata Klaten Lantai 2 agar semakin ramai. Apalagi saat ini jalur wisata sudah sangat bagus dan memudahkan pengunjung,” katanya.

Baca Juga:  Warga Sampaikan Keberatan atas Rencana Penggunaan APBD untuk Pemulihan PD BKK Klaten

Lintasan Ekstrem Lereng Merapi Uji Adrenalin

Sebelum dilepas menuju jalur utama, ratusan peserta lebih dahulu diuji dengan obstacle berupa lintasan batu dan tumpukan ban bekas. Tantangan awal itu langsung memacu adrenalin para crosser sebelum menjajal trek panjang di lereng Merapi.

Jalur pertama dimulai dari kawasan aliran sungai basah dekat Kali Woro di Sukorini, Manisrenggo. Tak lama berselang, peserta dihadapkan pada tanjakan dengan kemiringan sekitar 60 derajat. Baik Mas Hamenang maupun Mas Benny terlihat mampu melibas tanjakan tersebut dengan mulus.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Bendungan Karang Kendal (BKK) di Desa Kendalsari, Kemalang, yang dikenal memiliki lanskap indah. Dari sana, rombongan kembali diuji dengan trek pasir, batu, dan tanjakan ekstrem di dekat Gardu Pandang Karangbutan.

Menjelang tengah hari, para crosser beristirahat di kawasan D’Les Indah, sebelum melanjutkan perjalanan menuju jembatan gantung Girpasang, salah satu ikon wisata petualangan di Klaten.  (Ip/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Ingatkan Kepala OPD dan DPRD Sleman Jaga Integritas Lewat Sosialisasi Anti Korupsi
Misi Eropa John Herdman: 4 Pemain Keturunan Ini Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026
ARPI Desak Kejari Sleman Tetapkan Putra Mahkota Mantan Bupati Sleman sebagai Tersangka
Posbankum 100% di Kulon Progo, Menkum Beri Penghargaan
Posbankum Terbentuk di Seluruh Kalurahan DIY, Harda Harap Akses Keadilan Makin Mudah
Awal 2026, Pariwisata Indonesia Raih Sederet Penghargaan Internasional
Labuhan Ageng Merapi Tahun Dal Digelar Lebih Sakral
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:29 WIB

KPK Ingatkan Kepala OPD dan DPRD Sleman Jaga Integritas Lewat Sosialisasi Anti Korupsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:43 WIB

Misi Eropa John Herdman: 4 Pemain Keturunan Ini Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:58 WIB

Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:40 WIB

ARPI Desak Kejari Sleman Tetapkan Putra Mahkota Mantan Bupati Sleman sebagai Tersangka

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:45 WIB

Posbankum 100% di Kulon Progo, Menkum Beri Penghargaan

Berita Terbaru