PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ratusan kader PKS DIY berfoto bersama usai pembukaan Kemah Bela Negara (Kembara) Gelombang II di Bumi Perkemahan Lereng Merapi, Sleman, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan fisik, mental, spiritual, serta menanamkan semangat bela negara, nasionalisme, dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

SLEMAN, opinijogja.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Kemah Bela Negara (Kembara) Gelombang II di Bumi Perkemahan Lereng Merapi, Kabupaten Sleman, pada 17–19 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk anggota yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kembara diikuti kader PKS se-DIY yang dibagi dalam lima gelombang. Selain memperkuat kapasitas kader, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi bela negara.

Pembukaan kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, S.T., M.Eng. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Kembara dirancang untuk membangun tiga pilar utama ketahanan diri, yakni ketahanan fisik, ketahanan pikiran, dan ketahanan hati.

Menurut Budi, ketahanan fisik dibangun melalui berbagai aktivitas lapangan yang melatih kebugaran, daya tahan, dan kemampuan beradaptasi. Sementara ketahanan pikiran diarahkan untuk membentuk pola pikir yang analitis, taktis, dan strategis dalam membaca dinamika masyarakat serta menjalankan tugas-tugas kepartaian. Adapun ketahanan hati diperkuat melalui pembinaan spiritual agar setiap perjuangan dilandasi nilai-nilai keimanan.

“Kembara menjadi sarana pembinaan yang memadukan penguatan fisik, intelektual, dan spiritual. Kami berharap setiap peserta tumbuh menjadi anggota yang disiplin, mampu berpikir strategis, memiliki daya juang tinggi, mencintai bangsa dan negaranya, peduli terhadap kelestarian lingkungan, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara dengan keyakinan bahwa Allah SWT selalu menyertai setiap ikhtiar,” ujar Budi.

Baca Juga:  Sleman Juara Umum POPDA DIY 2026, Pemkab Kucurkan Bonus Rp1,18 Miliar untuk Atlet dan Pelatih

Ia menambahkan, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun semangat bela negara yang diwujudkan melalui tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, kecintaan kepada tanah air, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Upacara pembukaan turut dihadiri Sekretaris DPW PKS DIY Indra Gumilar, Bendahara DPW PKS DIY Sofyan Setyo Darmawan, Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPW PKS DIY Ali Imron, Ketua Bidang Komunikasi Digital (Komdigi) DPW PKS DIY Yani Fathurahman, serta tokoh nasional PKS asal DIY, Cahyadi Takariawan.

Pada kesempatan tersebut, Cahyadi Takariawan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa syukur.

“Bahagia adalah mindset, bukan karena kondisi yang terjadi. Jika ingin bahagia selama Kembara, kebahagiaan itu bukan bergantung pada bagaimana acaranya, bagaimana menu makannya, atau apakah tidurnya di tenda atau tidak. Kita bahagia terlebih dahulu, maka apa pun yang terjadi selama Kembara, kita akan tetap bahagia,” pesannya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda pembinaan, latihan kepemimpinan, simulasi kerja sama tim, aktivitas lapangan, penguatan wawasan kebangsaan, hingga kegiatan pelestarian lingkungan. Seluruh rangkaian dikemas dalam suasana perkemahan di kawasan Lereng Merapi untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap alam.

Melalui Kembara Gelombang II, DPW PKS DIY berharap lahir kader-kader yang memiliki ketahanan fisik, kecerdasan berpikir, kematangan spiritual, semangat nasionalisme, kepedulian terhadap lingkungan, serta komitmen kuat dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan
Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026
Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta
Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah
Resmikan Wisata Petik Melon, Yani Fathurrahman Sebut Agrowisata Bisa Dongkrak Ekonomi Desa
Eko Suwanto Dorong Pemda DIY Gelar Sinau Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Berbasis Keluarga untuk Cegah Kejahatan Jalanan
Harlah Pancasila 2026, PDIP Kota Yogyakarta Desak Pemerintah Terapkan Kebijakan Pro Rakyat
Hikmati Pesan Idul Adha 1447 H, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto Ajak Masyarakat Bangkitkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:11 WIB

PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader

Senin, 29 Juni 2026 - 15:26 WIB

Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:04 WIB

Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WIB

Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:11 WIB

Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page