Foto: Ratusan kader PKS DIY berfoto bersama usai pembukaan Kemah Bela Negara (Kembara) Gelombang II di Bumi Perkemahan Lereng Merapi, Sleman, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan fisik, mental, spiritual, serta menanamkan semangat bela negara, nasionalisme, dan kepedulian terhadap lingkungan.
SLEMAN, opinijogja.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Kemah Bela Negara (Kembara) Gelombang II di Bumi Perkemahan Lereng Merapi, Kabupaten Sleman, pada 17–19 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk anggota yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kembara diikuti kader PKS se-DIY yang dibagi dalam lima gelombang. Selain memperkuat kapasitas kader, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi bela negara.
Pembukaan kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, S.T., M.Eng. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Kembara dirancang untuk membangun tiga pilar utama ketahanan diri, yakni ketahanan fisik, ketahanan pikiran, dan ketahanan hati.
Menurut Budi, ketahanan fisik dibangun melalui berbagai aktivitas lapangan yang melatih kebugaran, daya tahan, dan kemampuan beradaptasi. Sementara ketahanan pikiran diarahkan untuk membentuk pola pikir yang analitis, taktis, dan strategis dalam membaca dinamika masyarakat serta menjalankan tugas-tugas kepartaian. Adapun ketahanan hati diperkuat melalui pembinaan spiritual agar setiap perjuangan dilandasi nilai-nilai keimanan.
“Kembara menjadi sarana pembinaan yang memadukan penguatan fisik, intelektual, dan spiritual. Kami berharap setiap peserta tumbuh menjadi anggota yang disiplin, mampu berpikir strategis, memiliki daya juang tinggi, mencintai bangsa dan negaranya, peduli terhadap kelestarian lingkungan, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara dengan keyakinan bahwa Allah SWT selalu menyertai setiap ikhtiar,” ujar Budi.
Ia menambahkan, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun semangat bela negara yang diwujudkan melalui tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, kecintaan kepada tanah air, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan.
Upacara pembukaan turut dihadiri Sekretaris DPW PKS DIY Indra Gumilar, Bendahara DPW PKS DIY Sofyan Setyo Darmawan, Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPW PKS DIY Ali Imron, Ketua Bidang Komunikasi Digital (Komdigi) DPW PKS DIY Yani Fathurahman, serta tokoh nasional PKS asal DIY, Cahyadi Takariawan.
Pada kesempatan tersebut, Cahyadi Takariawan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa syukur.
“Bahagia adalah mindset, bukan karena kondisi yang terjadi. Jika ingin bahagia selama Kembara, kebahagiaan itu bukan bergantung pada bagaimana acaranya, bagaimana menu makannya, atau apakah tidurnya di tenda atau tidak. Kita bahagia terlebih dahulu, maka apa pun yang terjadi selama Kembara, kita akan tetap bahagia,” pesannya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda pembinaan, latihan kepemimpinan, simulasi kerja sama tim, aktivitas lapangan, penguatan wawasan kebangsaan, hingga kegiatan pelestarian lingkungan. Seluruh rangkaian dikemas dalam suasana perkemahan di kawasan Lereng Merapi untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap alam.
Melalui Kembara Gelombang II, DPW PKS DIY berharap lahir kader-kader yang memiliki ketahanan fisik, kecerdasan berpikir, kematangan spiritual, semangat nasionalisme, kepedulian terhadap lingkungan, serta komitmen kuat dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Ip/opinijogja)






