Foto: Yani Fathurrahman anggota DPRD Sleman fraksi PKS Foto bersama usai penyerahan piala kepada para pemenang dan seluruh atlit.
SLEMAN, opinijogja – Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sleman sukses menyelenggarakan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tenis Meja 2026 di Gedung Serbaguna Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.
Kejuaraan yang mempertandingkan kategori putra dan putri tersebut menjadi ajang pencarian atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY mendatang.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari terakhir kejuaraan dengan mempertandingkan laga-laga final yang berlangsung ketat di seluruh kategori. Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi dan pemetaan kekuatan atlet tenis meja Kabupaten Sleman.
Acara penutupan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sleman Yani Fathurrahman, S.Pd.I., Ketua Pengkab PTMSI Sleman Dr. Taufik, serta perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman, Fauzi.
Dalam sambutannya, Yani Fathurrahman mengapresiasi penyelenggaraan Kejurkab sebagai bagian penting dari proses pembinaan dan regenerasi atlet tenis meja di Kabupaten Sleman.
“Kejuaraan ini menjadi sarana untuk melakukan seleksi atlet sekaligus melihat potensi bibit-bibit unggul cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Sleman. Dari sini kita dapat memetakan atlet-atlet yang memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (21/06/2026).
Menurut Yani, hasil Kejurkab harus menjadi pijakan awal dalam mempersiapkan atlet menghadapi ajang yang lebih tinggi, terutama Porda DIY. Ia berharap para atlet yang terpilih nantinya mampu meningkatkan prestasi Kabupaten Sleman.
“Kami berharap hasil pembinaan yang dilakukan melalui kejuaraan ini dapat lebih baik dibanding tahun sebelumnya, terutama dalam memberikan kontribusi medali emas bagi Kabupaten Sleman pada ajang Porda mendatang. Dengan persiapan yang matang dan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis atlet-atlet tenis meja Sleman mampu bersaing dan meraih hasil terbaik,” katanya.
Sementara itu, Pengkab PTMSI Sleman akan menjadikan hasil Kejurkab sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menyusun program pembinaan atlet menuju berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
Dengan berakhirnya Kejurkab Tenis Meja 2026, diharapkan pembinaan atlet di Kabupaten Sleman dapat berjalan semakin terarah sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat DIY maupun nasional.
(Ip/opinijogja).









