Satgas Pangan DIY Pantau Harga dan Stok di Gunungkidul, Beras dan Minyak Dipastikan Aman

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jajaran Satgas Pangan DIY bersama lintas instansi saat meninjau ketersediaan pangan di Gudang Bulog Logandeng, Gunungkidul.

 

GUNUNGKIDUL, opinijogja — Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi pangan di Kabupaten Gunungkidul, Jumat (3/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan lapangan Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna memastikan stabilitas harga, mutu, serta keamanan pangan di wilayah DIY tetap terjaga.

Pemantauan dilakukan di Pasar Argosari, ritel Pamela, serta Gudang Bulog Logandeng di Kabupaten Gunungkidul.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain Sekretaris Utama Bapanas, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Asisten II Setda Kabupaten Gunungkidul, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul, jajaran Bulog DIY, serta aparat Ditreskrimsus Polda DIY dan Polres Gunungkidul.

Stok Beras dan Minyak Dipastikan Aman

Berdasarkan hasil pemantauan di Gudang Bulog Logandeng, ketersediaan pangan pokok dalam kondisi aman. Tercatat, stok beras mencapai 5.734 ton, sementara stok minyak goreng MinyaKita sebanyak 184.710 liter per 3 April 2026.

Baca Juga:  Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Rekor MURI dan Gamelan Orkestra Siap Meriahkan Nglanggeran

Bulog Gunungkidul juga akan segera menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat miskin ekstrem berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang dijadwalkan mulai minggu kedua April 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho, saat mendampingi pemantauan Satgas di Gunungkidul.

Prioritaskan Kebutuhan Pangan DIY

Aris menegaskan, meskipun ketersediaan pangan di DIY relatif mencukupi, tidak semua komoditas pertanian dapat dipenuhi dari produksi daerah sendiri.

Karena itu, diperlukan langkah antisipatif dan penguatan koordinasi antar-pemangku kepentingan, termasuk dalam kerja sama antar daerah.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan kebutuhan pangan masyarakat DIY terpenuhi terlebih dahulu sebelum distribusi ke luar daerah dilakukan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:45 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page