Foto: Dok. DPKP DIY
YOGYAKARTA, opinijogja — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya dan Pengembangbiakan Kambing dan Domba Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas peternak sekaligus mendorong penguatan sektor peternakan berkelanjutan.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM ini diikuti oleh 585 peserta dari 117 kelompok ternak di seluruh wilayah DIY, meliputi Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo. Para peserta merupakan kelompok penerima bantuan ternak Tahun Anggaran 2026 yang diproyeksikan menjadi penggerak pengembangan peternakan di tingkat lokal.
Pelaksanaan bimtek dilakukan secara bertahap dalam 7 batch selama April hingga Mei 2026, bertempat di Fakultas Peternakan UGM. Setiap batch berlangsung selama dua hari dengan metode kombinasi teori dan praktik lapangan.
Peserta mendapatkan materi komprehensif, mulai dari seleksi bibit unggul, manajemen reproduksi, penyusunan ransum pakan, hingga pengelolaan limbah ternak. Selain itu, pelatihan juga dilengkapi praktik langsung seperti penilaian Body Condition Score (BCS), deteksi birahi, pemeriksaan kebuntingan, serta formulasi pakan sederhana.
Kepala DPKP DIY menegaskan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia peternak menjadi faktor kunci dalam mendorong produktivitas ternak.
“Kami berharap peternak mampu menerapkan manajemen budidaya yang lebih baik, sehingga produktivitas meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan,” ujarnya.
Tak hanya berorientasi pada produksi, program ini juga mengusung konsep peternakan berkelanjutan berbasis nilai lokal. Hal ini selaras dengan filosofi pembangunan DIY, Hamemayu Hayuning Bawono, yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan lingkungan.
Dalam praktiknya, konsep tersebut diwujudkan melalui pengelolaan ternak yang ramah lingkungan, pengolahan limbah, serta menjaga keseimbangan ekosistem.
Keberhasilan program ini akan diukur melalui peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta implementasi praktik budidaya di tingkat kelompok.
DPKP DIY berharap kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peternakan rakyat, khususnya komoditas kambing dan domba, sebagai penopang ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
(Ip/opinijogja)















