Rumah Duka TPU Madurejo Mulai Disewakan, Wisma Masih Dalam Persiapan

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: TPU Madurejo yang berlokasi di Kapanewon Prambanan 

 

SLEMAN, opinijogja – UPTD Taman Pemakaman Umum (TPU) Sleman mulai mengoptimalkan layanan fasilitas di TPU Madurejo, Kapanewon Prambanan, dengan membuka penyewaan rumah duka bagi masyarakat. Layanan tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan dengan tarif retribusi sebesar Rp500 ribu.

Kepala UPTD TPU Sleman, Retno Handayani, mengatakan bahwa fasilitas rumah duka telah difungsikan dan mulai disewakan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam prosesi kedukaan.

“Rumah duka sudah bisa disewakan dan dimanfaatkan masyarakat dengan retribusi sebesar Rp500 ribu,” jelas Retno.

Sementara itu, untuk fasilitas wisma yang juga tersedia di kawasan TPU Madurejo, hingga saat ini belum dapat digunakan secara optimal. Hal tersebut dikarenakan bangunan masih dalam tahap penyempurnaan fasilitas pendukung.

“Karena bangunannya masih baru, wisma belum digunakan karena belum dilengkapi fasilitas seperti tempat tidur dan perlengkapan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Peringati Milad ke-1, Relawan Ambulans FKTM Sumberan Gelar Donor Darah

Selain menyediakan fasilitas pendukung, TPU Madurejo juga menjadi salah satu lokasi pemakaman yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sleman melalui UPTD TPU, bersama dengan TPU Seyegan yang berada di Kapanewon Seyegan.

TPU Madurejo sendiri memiliki keunggulan berupa fasilitas krematorium, sementara TPU Seyegan difokuskan sebagai solusi keterbatasan lahan pemakaman, khususnya bagi wilayah Sleman bagian barat.

Secara keseluruhan, TPU yang dikelola Pemkab Sleman memiliki luas sekitar 7 hektare dengan kapasitas mencapai 3.500 makam. Area pemakaman dibagi dalam beberapa blok, meliputi Blok A untuk jenazah Muslim, Blok B non-Muslim, Blok C lintas agama, serta Blok D untuk jenazah terlantar.

Retno menegaskan, pengembangan fasilitas seperti rumah duka dan wisma merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik di sektor pemakaman.

“Kami berupaya memberikan layanan yang lebih lengkap, tertata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page