Penambahan Item Pekerjaan di Luar Perencanaan Jadi Penyebab Mundurnya Penyelesaian SDN Bugel

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gedung baru SDN Bugel, Panjatan, Kulon Progo 

 

Kulon Progo, opinijogja – Pekerjaan pembangunan SD Negeri Bugel, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, mengalami keterlambatan dari jadwal awal yang telah ditetapkan. Proyek yang semula ditargetkan selesai pada 17 Desember 2025 itu baru dapat dirampungkan pada 23 Desember 2025.

Keterlambatan tersebut disebabkan adanya penambahan item pekerjaan di luar perencanaan awal, serta faktor cuaca yang turut memengaruhi proses pengerjaan.

Dikonfirmasi opinijogja, Fandi selaku pihak kontraktor atau penyedia jasa menjelaskan bahwa progres pekerjaan sebenarnya telah mencapai tahap akhir dan nyaris 100 persen sesuai jadwal. Namun, adanya tambahan pekerjaan membuat waktu penyelesaian harus diperpanjang.

“Secara progres sebenarnya sudah hampir selesai. Namun karena ada penambahan item pekerjaan di luar perencanaan awal, akhirnya pekerjaan baru bisa dirampungkan pada 23 Desember,” jelas Fandi, Jumat (26/12/2025)

Baca Juga:  Ratusan Personel Gabungan Bersihkan Pasar Wates, Bupati: Jaga Wajah Kota

Ia menambahkan, penambahan item pekerjaan tersebut membutuhkan waktu pengerjaan sekitar lima hingga tujuh hari. Selain itu, kondisi cuaca yang kurang mendukung juga menjadi salah satu kendala selama proses pembangunan.

Terkait keterlambatan penyelesaian proyek, Fandi memastikan bahwa denda telah dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. “Untuk denda keterlambatan sebesar Rp17 juta sudah kami bayarkan,” ujarnya.

Sementara itu, dikutip dari Radar Jogja, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, Pendidikan Nonformal, SD dan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Wuriandreza Gigih Muktitama, Kamis (25/12/2025), membenarkan adanya keterlambatan tersebut.

“Atas keterlambatan itu, denda sudah dibayarkan oleh pihak kontraktor,” ungkapnya.

Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, bangunan SD Negeri Bugel kini sudah siap digunakan sesuai peruntukannya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. (Ip/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page