Sungai Belik Memutih, Ribuan Ikan Mati: Limbah Misterius Kembali Menghantui Bantul

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: penampakan air sungai Belik yang diduga tercemari limbah.

 

BANTUL, opinijogja – Sungai Belik di Dusun Pandes 1, Wonokromo, Pleret, mendadak berubah wajah, Senin pagi, 20 April 2026. Airnya dipenuhi busa putih tebal menyerupai salju. Tak lama, ribuan ikan mati mengapung.

Warga menyebut ini bukan kejadian pertama.

Berdasarkan pantauan di lokasi, busa menyelimuti aliran sungai dari hulu hingga hilir. Ikan-ikan terlihat lemas, berenang tak beraturan, dalam istilah warga disebut klenger, sebelum akhirnya mati. Penurunan kadar oksigen diduga menjadi pemicu utama.

Sebagian warga tampak menangkap ikan yang sekarat. Namun, di balik itu, kekhawatiran menguat. Bau menyengat tercium di sekitar sungai. Warga cemas pencemaran merembet ke sumur-sumur di sekitar bantaran.

Yudi dari Forum Komunitas Sungai Bantul (FKSB) menduga pencemaran berasal dari limbah industri. Ia menyebut pola kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga:  Pelatihan Peternakan Bantul 2026, Peternak Dibekali Manajemen hingga Kesehatan Hewan

“Diduga ini kiriman limbah seperti tahun lalu. Tapi kami minta dinas membuktikan lewat uji laboratorium. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Yudi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul bergerak. Tim teknis diturunkan ke lokasi. Sejumlah langkah dilakukan: pengambilan sampel air dan busa, penyisiran aliran sungai, serta pelacakan sumber pencemaran.

Hingga kini, hasil uji laboratorium belum diumumkan. Jenis limbah dan pihak yang bertanggung jawab masih menjadi tanda tanya.

Di tengah ketidakpastian itu, satu hal jelas: Sungai Belik kembali tercemar. Dan warga kembali menunggu, apakah kali ini ada yang benar-benar dimintai pertanggungjawaban.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:11 WIB

DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:47 WIB

Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page