Foto:
Sleman, opinijogja – Menyambut peringatan Hari Ibu ke-97 yang jatuh pada 22 Desember 2025, Kelompok Wanita Tani (KWT) Pari Merapi Sembada menggelar kegiatan senam massal dan bazar UMKM, Sabtu (13/12), bertempat di Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, beserta jajaran, serta diikuti ratusan peserta yang terdiri dari anggota KWT, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Danang Maharsa mengaku bangga atas inisiatif para ibu dan perempuan yang tergabung dalam KWT Pari Merapi Sembada. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan peran strategis perempuan yang tidak hanya tangguh dalam mengelola keluarga, tetapi juga kreatif, inovatif, serta mampu berkontribusi nyata dalam ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
“Perempuan kini terbukti mampu berperan di berbagai sektor dan profesi. KWT Pari Merapi Sembada adalah contoh nyata kontribusi perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman. Ini patut kita apresiasi dan banggakan bersama,” ujar Danang.
Lebih lanjut, Danang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung pemberdayaan perempuan, penguatan kelompok tani, UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif. Menurutnya, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada pelaku usaha besar, tetapi juga pada kekompakan dan kemandirian masyarakat, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Sementara itu, Ketua KWT Pari Merapi Sembada, Menuk Sayekti, menyampaikan bahwa kegiatan senam massal bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para ibu akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai fondasi utama dalam beraktivitas dan berkarya.
“Tubuh yang sehat akan mendukung produktivitas dan peran perempuan dalam keluarga maupun masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, bazar UMKM diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, serta mendorong pertumbuhan ekonomi bersama. Menuk menyebutkan, kegiatan ini diikuti sekitar seribu peserta dari berbagai kalangan. (Jon/opinijogja)







