PMI Sleman Gelar Musyawarah Kerja 2026

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto berpose bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan dalam Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Sleman Tahun 2026 di Pendopo Parasamya, Sleman, Sabtu (24/1/2026).

 

SLEMAN, opinijogja — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menggelar Musyawarah Kerja (Musker) Tahun 2026 pada Sabtu (24/1/2026) di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman. Forum tahunan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto, Ketua PMI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) GBPH Prabukusumo, serta seluruh unsur PMI Kabupaten Sleman.

Ketua PMI Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025 PMI Sleman telah melaksanakan 204 kegiatan atau sekitar 52 persen dari total 395 kegiatan yang tercantum dalam program kerja. Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, PMI Sleman mengalokasikan anggaran sebesar Rp21,2 miliar.

Mafilindati merinci, penerima manfaat layanan PMI Sleman tahun 2025 meliputi distribusi 39.210 kantong darah melalui layanan donor darah. Selain itu, layanan Lada Manis (Layanan Darah Sleman Gratis) menjangkau 6.583 orang, Klinik Pratama melayani 6.069 orang, layanan ambulans gawat darurat sebanyak 861 orang, serta layanan tim kesehatan dan ambulans non-darurat yang menjangkau 108.581 orang.

PMI Sleman juga melaksanakan pendampingan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana melalui sosialisasi dan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana kepada 4.604 orang.

“Kami menyadari belum bisa memberikan layanan yang sempurna, tetapi kami berupaya memberikan pelayanan yang optimal sesuai kemampuan kami,” kata Mafilindati.

Baca Juga:  Sultan HB X Tekankan Investasi Berkelanjutan di DIY, Sleman Siap Perkuat Tata Kelola

Bupati Sleman yang diwakili Sekda Sleman Susmiarto menyampaikan apresiasi atas dedikasi PMI Kabupaten Sleman dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia menilai PMI sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sleman, khususnya dalam penanganan kebencanaan, kecelakaan, pelayanan kesehatan, serta penyediaan darah.

“Musyawarah Kerja PMI Sleman tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum evaluasi atas program yang telah berjalan, sehingga ke depan layanan kemanusiaan dapat terus ditingkatkan,” ujar Susmiarto.

Sementara itu, Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengaku bangga atas kinerja PMI Kabupaten Sleman yang dinilainya solid dan total dalam bekerja. Ia menekankan kuatnya kolaborasi antara PMI, pemerintah daerah, dan berbagai unsur pendukung lainnya.

“Dari pengalaman saya memimpin berbagai organisasi, Sleman selalu menjadi yang terbaik. Pengurusnya bekerja total, kerja keras, kerja cerdas, dan saling bekerja sama. Pemerintah daerah juga memberikan motivasi, fasilitasi, dan apresiasi,” kata Prabukusumo.

Dalam kesempatan tersebut, PMI Kabupaten Sleman juga menyerahkan penghargaan kepada kapanewon dengan pelaksanaan donor darah massal terbanyak. Peringkat pertama diraih PMI Kapanewon Cangkringan dengan lima kali kegiatan donor darah dan total 797 pendonor. Disusul Kapanewon Kalasan dengan 540 pendonor, Kapanewon Seyegan 230 pendonor, Kapanewon Godean 216 pendonor, serta Kapanewon Ngemplak 196 pendonor.

(Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page