Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

PKS Sleman Soroti Perayaan Tahun Baru di Tengah Duka Bencana Nasional

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Yani Fathurrahman anggota DPRD kabupaten Sleman.

 

Sleman, opinijogja — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Sleman menyoroti perayaan Tahun Baru 2026 di tengah situasi kebencanaan dan krisis kemanusiaan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Fraksi PKS menilai, pemerintah daerah perlu menunjukkan kepekaan sosial melalui kebijakan yang berpihak pada penderitaan masyarakat terdampak bencana.

Ketua Fraksi PKS DPRD Sleman, Yani Fathurrahman, mengatakan bahwa kondisi nasional saat ini menuntut adanya empati dan solidaritas nyata dari pemerintah daerah. Menurut dia, perayaan yang bersifat seremonial dan hura-hura kurang sejalan dengan semangat kemanusiaan di tengah situasi darurat bencana.

“Dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah perlu mengambil langkah yang mencerminkan empati dan kepekaan sosial terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Yani, Selasa (30/12/2025).

Fraksi PKS DPRD Sleman pun menyampaikan sejumlah imbauan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Salah satunya meminta agar kegiatan perayaan Tahun Baru 2026 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maupun dukungan tidak langsung pemerintah daerah, seperti konser, pesta kembang api, dan hiburan seremonial lainnya, ditinjau kembali atau dibatalkan.

Baca Juga:  Dishub Sleman: Arus Lalu Lintas Jelang Lebaran 2026 Masih Normal, Lonjakan Diprediksi Mulai 18 Maret

Selain itu, Fraksi PKS mendorong agar anggaran kegiatan tersebut dialihkan atau direalokasikan secara sah dan akuntabel untuk kepentingan kemanusiaan. Realokasi anggaran dapat difokuskan pada bantuan tanggap darurat bencana, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta dukungan layanan kesehatan dan pemulihan pascabencana.

Apabila pemerintah daerah tetap memfasilitasi aktivitas akhir tahun, Fraksi PKS menyarankan agar kegiatan tersebut diarahkan pada aktivitas yang lebih bermakna. Di antaranya doa bersama, kegiatan sosial kemanusiaan, serta aktivitas edukatif yang sederhana, hemat, dan tidak bersifat euforia.

Yani menegaskan, kebijakan yang mengedepankan nilai kemanusiaan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian moral, tetapi juga akan memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan daerah.

“Kebijakan yang berpihak pada kemanusiaan akan menegaskan keteladanan pemerintah daerah di tengah situasi nasional yang penuh keprihatinan,” ujarnya. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga
Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit
Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan
Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen
Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:54 WIB

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:38 WIB

Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:40 WIB

Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:34 WIB

Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru