Pemkab Sleman Bagikan SPPT PBB-P2 2026, Realisasi 2025 Tembus 100,20%

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penyampaian SPPT PBB-P2 oleh Pemkab Sleman.

 

Sleman, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) Tahun 2026 pada Senin (29/12) di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman.

Acara tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Wakil Ketua DPRD Sleman, Sekretaris Daerah, kepala OPD, panewu, serta perwakilan paguyuban dan wajib pajak PBB-P2.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman Abu Bakar mengatakan, realisasi penerimaan PBB-P2 Tahun 2025 hingga 28 Desember telah mencapai Rp97.190.612.667 atau 100,20% dari target sebesar Rp97 miliar.

“Capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari padukuhan, kalurahan hingga kapanewon dalam optimalisasi dan intensifikasi PBB-P2,” kata Abu Bakar, Senin (29/12).

Ia menambahkan, sepanjang Tahun 2025, layanan pemutakhiran data PBB-P2 mencapai 24.469 permohonan. Jumlah tersebut terdiri atas pendaftaran objek pajak baru sebanyak 546 objek, mutasi objek dan subjek pajak 7.525 objek, pembetulan data 444 objek, serta layanan lainnya.

Baca Juga:  Kapolda DIY Resmikan Rumah Dinas Polsek Tepus Gunungkidul

Sementara itu, pokok ketetapan PBB-P2 Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp98.375.097.536 dengan total 639.621 lembar SPPT. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya seiring pemutakhiran data melalui layanan loket, pendataan individual, dan integrasi data BPHTB.

Abu Bakar juga menyebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman hingga 28 Desember 2025 telah mencapai Rp1.439.356.647.858 atau 97,54% dari target. PBB-P2 berkontribusi sekitar 7% terhadap total PAD Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB-P2 tepat waktu. Menurutnya, pembayaran pajak menjadi salah satu penopang utama pembangunan daerah.

“Pembayaran PBB-P2 yang tepat waktu menunjukkan kesadaran hukum sekaligus tanggung jawab bersama dalam membangun Sleman,” ujar Harda.

Ia mengajak seluruh wajib pajak dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Sleman guna meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan daerah ke depan. (Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:40 WIB

Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong

Berita Terbaru