Masih Ada 6.466 RTLH di Sleman, DPUPKP: Warga Bisa Ajukan Bantuan Melalui Kalurahan

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Salah satu rumah warga di Kabupaten Sleman yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan menjadi sasaran program rehabilitasi untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Foto: Dok. DPUPKP Sleman.

 

SLEMAN, opinijogja.id – Pemerintah Kabupaten Sleman masih menghadapi tantangan besar dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hingga Agustus 2026, tercatat masih ada 6.466 unit RTLH yang masuk dalam basis data Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman dan masih membutuhkan penanganan.

Plt. Kepala Bidang Perumahan DPUPKP Kabupaten Sleman, Muhamad Nurrochmawardi, ST, MM, mengatakan jumlah tersebut menunjukkan masih banyak warga yang layak menerima bantuan rehabilitasi rumah, namun belum dapat terakomodasi karena keterbatasan anggaran.

“Per Agustus 2026, berdasarkan database Dinas PU, masih terdapat 6.466 unit rumah tidak layak huni yang membutuhkan penanganan. Sementara kemampuan anggaran pemerintah daerah masih terbatas sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Selasa (04/08/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Sleman mengalokasikan bantuan RTLH reguler yang bersumber dari APBD untuk 466 unit rumah. Jumlah tersebut relatif sama dengan capaian pada tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata belum mencapai 500 unit rehabilitasi setiap tahun.

Menurut Nurochmawardi, pelaksanaan program RTLH tahun ini terus berjalan. Saat ini, material bangunan telah didistribusikan kepada para penerima bantuan dan progres pembangunan fisik telah mencapai sekitar 50 persen.

Baca Juga:  Polda DIY Tetapkan Lurah Condongcatur Tersangka Korupsi TKD, Kerugian Negara Capai Rp1 Miliar

“Kami optimistis seluruh bantuan RTLH tahun 2026 dapat diselesaikan sesuai target sehingga masyarakat penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang lebih layak,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni agar mengusulkan bantuan melalui pemerintah kalurahan. Nantinya, pemerintah kalurahan akan menyusun proposal yang diajukan kepada DPUPKP Kabupaten Sleman untuk dilakukan verifikasi sesuai persyaratan dan mekanisme yang berlaku.

“Usulan bantuan diawali dari kalurahan. Setelah proposal masuk ke DPUPKP, akan dilakukan proses verifikasi sebelum ditetapkan sebagai calon penerima bantuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurochmawardi berharap program RTLH dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, keberadaan program RTLH juga diharapkan dapat membantu menurunkan angka kemiskinan, mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Sleman, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui lingkungan permukiman yang lebih baik, serta memperkuat semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Harapan kami, program RTLH benar-benar menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya lingkungan permukiman yang layak huni di Kabupaten Sleman,” pungkasnya.(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page