Jelang Libur Nataru, Pemkab Sleman Pastikan Harga dan Stok Pangan Terkendali

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pantauan harga di pasar Induk Godean oleh Pemkab Sleman bersama TPID DIY dan BBPOM, Kamis (11/12).

 

Sleman, OpiniJogja — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemkab Sleman bersama TPID DIY dan BBPOM Yogyakarta melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di Pasar Induk Godean serta Toko Beras Bu Tami, Kamis (11/12/2025).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sleman, Makwan, menyebut kenaikan harga sejumlah komoditas masih tergolong wajar.

“Ada kenaikan sedikit, tetapi tidak memberatkan masyarakat. Pedagang juga menjaga agar harga tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah,” ujarnya.

Makwan juga menekankan pentingnya kualitas pasar. “Pasar harus tetap bersih, nyaman, dan aman. Pasar Godean menjadi percontohan menuju pasar semi modern,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkab Sleman Umumkan Kalurahan Terinovatif 2025, Glagaharjo Raih Juara Pertama

Sejumlah harga yang terpantau yakni daging sapi Rp145.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg, cabe rawit merah Rp85.000/kg, bawang merah Rp52.000/kg, dan beras premium Rp14.700/kg.

Pedagang mengakui permintaan mulai meningkat. “Menjelang Nataru pembeli banyak, stok aman, tapi untung jadi tipis karena harga naik,” kata Mudiyem, pedagang Pasar Godean.

Dari sisi keamanan pangan, sebagian besar sampel dinyatakan aman, meski ditemukan produk non-Sleman yang mengandung formalin dan boraks. Pedagang diberi edukasi dan peringatan untuk tidak menjualnya.

Secara umum, harga dan stok bahan pokok di Sleman dinilai stabil dan terkendali, dan pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. (Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi
Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK
Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT
Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme
Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan
Penggugat Hadirkan Saksi, Sidang Sengketa Tanah Lawan BPR Lumintu Kembali Akan Digelar Pekan Depan
SBSI Resmi Bentuk Lembaga Bantuan Hukum, Perkuat Akses Keadilan bagi Buruh
Jembatan Penghubung Sentolo–Nanggulan Amblas, Pemkab Kulon Progo Lakukan Penanganan Darurat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:04 WIB

Izin Kelola TKD Terbit, Glagaharjo Siap Kembangkan Wisata Teras Merapi

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:55 WIB

Pemkab Sleman Teken NPHD TMMD 2026 dengan 4 LPMK

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:27 WIB

Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT

Senin, 19 Januari 2026 - 14:45 WIB

Wabup Kulon Progo Ingatkan Pelajar SMP Bahaya Judi Online dan Radikalisme

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:50 WIB

Lintas Komunitas Yogyakarta Gelar Bakti Sosial di Kalasan

Berita Terbaru