Foto: Polda DIY meresmikan sumur bor untuk membantu akses air bersih bagi warga Dusun Baturturu, Gedangsari, Gunungkidul, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
GUNUNGKIDUL, opinijogja – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY menghadirkan bantuan nyata bagi masyarakat melalui pembangunan sumur bor dan penyaluran air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/6/2026).
Peresmian sumur bor dilaksanakan di Dusun Baturturu, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dirlantas Polda DIY yang diwakili Kasat PJR Ditlantas Polda DIY AKBP Ricky Dwiraya Putra, S.I.K.
Program ini merupakan bagian dari bakti sosial Polri untuk membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih, khususnya di wilayah perbukitan Gunungkidul yang kerap mengalami kesulitan air saat musim kemarau.
Sumur bor yang dibangun di Dusun Baturturu diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 250 warga serta satu unit masjid. Selain itu, Polda DIY juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kalurahan Giriharjo, Girisuko, Girisekar, dan Giriwungu, Kapanewon Panggang, yang menjangkau sekitar 300 warga.
Dalam sambutannya, AKBP Ricky Dwiraya Putra menegaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga akan air bersih,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Gedangsari Aiptu Suyanto, dilanjutkan sambutan Lurah Mertelu Agustina, penyerahan simbolis bantuan sumur bor, doa bersama yang dipimpin Ketua Takmir Masjid Kabah, serta ramah tamah bersama warga.
Sementara itu, Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan institusional, tetapi juga pengingat bahwa Polri memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Melalui program pembangunan sumur bor dan bantuan air bersih ini, Polri ingin terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menghadirkan solusi atas kebutuhan yang dirasakan warga,” kata Ihsan.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar program-program sosial yang dijalankan dapat memberikan dampak berkelanjutan.
Polda DIY berharap fasilitas sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan kegiatan tersebut, semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan tidak hanya tercermin melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pengabdian nyata yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(Ip/opinijogja)






