Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, Kejati DIY Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Upacara peringatan Hakordia di halaman kantor Kejati DIY, Selasa (09/12).

 

Yogyakarta, Opinijogja — Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar upacara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 pada Selasa (9/12/2025) di halaman kantor Kejati DIY. Upacara dipimpin oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DIY, Dodik Hermawan, S.H., M.H., dan diikuti seluruh pegawai.

Dalam kesempatan tersebut, Dodik Hermawan menyampaikan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia yang menekankan bahwa peringatan Hakordia merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi nasional dalam memerangi praktik korupsi.

“Hakordia mengingatkan kita semua bahwa korupsi adalah ancaman nyata terhadap kemanusiaan, pembangunan, dan masa depan generasi. Ini momentum untuk memperbarui komitmen membangun Indonesia yang bersih dan bebas korupsi,” tegas Dodik.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan sekadar penegakan hukum, tetapi upaya memulihkan hak-hak masyarakat dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap negara.

“Pemberantasan korupsi adalah upaya fundamental untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan kebijakan pembangunan benar-benar menghasilkan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat,” ujarnya.

Dodik menegaskan Kejaksaan sebagai garda terdepan penegakan hukum harus menunjukkan keberpihakan yang tegas pada kepentingan masyarakat.

“Penegakan hukum harus dilakukan dengan profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Disparekrafpora Gunungkidul Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan saat Libur Lebaran 2026

Ia juga menyoroti bahwa sifat korupsi modern yang semakin multidimensional dan canggih mengharuskan Kejaksaan untuk terus bertransformasi, baik dari sisi SDM maupun kelembagaan.

“Kita harus menggunakan pendekatan progresif dan multidisipliner, tidak hanya menindak pelakunya, tetapi juga memulihkan aset negara dan kedaulatan ekonomi,” kata Dodik.

Menurutnya, Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah seharusnya dapat mencapai swasembada pangan, air, dan energi. Karena itu, pemberantasan korupsi menjadi kunci untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan pembangunan berjalan pada jalur yang benar.

Dalam amanat Jaksa Agung yang dibacakan, Kejaksaan diminta konsisten menjalankan tiga fokus utama:

1. Penindakan korupsi yang tepat, cermat, dan strategis.

2. Perbaikan tata kelola pasca-penindakan agar sendi perekonomian tetap berjalan sehat.

3. Pemulihan kerugian keuangan negara sebagai modal pembangunan berkelanjutan.

“Kejaksaan harus memastikan setiap proses penegakan hukum memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Pengembalian aset dan pemulihan kerugian negara menjadi agenda wajib,” jelas Dodik.

Menutup sambutan, Dodik mengajak seluruh jajaran Adhyaksa memperkuat tekad dalam memerangi korupsi.

“Pemberantasan korupsi bukan hanya kewajiban hukum, melainkan tanggung jawab moral terhadap masa depan bangsa. Jadikan integritas dan profesionalisme sebagai pilar utama Kejaksaan,” pungkasnya. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi
Hari Keamanan Pangan Dunia 2026, DIY Terima Hibah Mobil Laboratorium Keliling dari Bapanas
Stok Beras Melimpah, BULOG DIY Pastikan Harga Beras dan Minyakita Tetap Terkendali
BULOG Cetak Rekor! Serapan Beras Nasional Tembus 3 Juta Ton, Stok Pangan RI Lampaui 5 Juta Ton
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti
Waisak 2570 BE di Borobudur Berlangsung Khidmat, 5.000 Lampion Hiasi Langit Magelang
Mubeslub LIN 2026 Tetapkan Robi Irawan Wiratmoko sebagai Ketua Umum, Delegasi dari Papua hingga Yogyakarta Hadir
Duta Besar Belanda hingga Jerman Hadiri Konferensi Sejarah Sepeda Dunia di Klaten
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:51 WIB

Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Hari Keamanan Pangan Dunia 2026, DIY Terima Hibah Mobil Laboratorium Keliling dari Bapanas

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Stok Beras Melimpah, BULOG DIY Pastikan Harga Beras dan Minyakita Tetap Terkendali

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:58 WIB

BULOG Cetak Rekor! Serapan Beras Nasional Tembus 3 Juta Ton, Stok Pangan RI Lampaui 5 Juta Ton

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:14 WIB

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

Berita Terbaru