PDIP Gelar Konferda-Konfercab DIY, Hasto: Rakyat Tetap Sumber Inspirasi Perjuangan

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekjen DPP PDIP  Hasto Kristiyanto, saat memberikan keterangannya kepada wartawan, Sabtu (06/12).

 

Sleman, OpiniJogja – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) se-Daerah Istimewa Yogyakarta di Sleman City Hall, Sabtu (6/12/2025). Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan berlangsung serentak dengan gelaran yang sama di Garasi Bayu Jakarta.

Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan bahwa Konferda dan Konfercab kali ini digelar di tengah situasi bencana nasional yang dipicu persoalan ekologis. Karena itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpesan tentang pentingnya politik lingkungan dan penguatan Gerakan Merawat Pertiwi sebagai pedoman seluruh kader.

“Momentum ini digunakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh, konsolidasi organisasi, serta merumuskan sikap politik partai. Termasuk memetakan arah masa depan Jogja, Indonesia, dan mempercepat terwujudnya masyarakat adil dan makmur,” ujar Hasto.

Dalam forum ini, partai juga akan menetapkan susunan personalia baru yang diharapkan mampu mewakili keberagaman demografis dan menguatkan konsolidasi kader hingga tingkat akar rumput.

Digelar di Yogyakarta, kota yang memiliki nilai historis dan ideologis bagi perjalanan republik, Konferda dan Konfercab ini juga menjadi momentum kontemplasi politik.

“Kami mengingatkan seluruh kader agar tetap menempatkan rakyat sebagai sumber inspirasi perjuangan partai. Kemenangan Soran Mamdani di New York menunjukkan bahwa kekuatan ide, imajinasi, dan dukungan akar rumput bisa mengalahkan kekuatan modal dan elite politik. Itulah garis perjuangan PDIP: berani menyuarakan kebenaran,” tegas Hasto.

Baca Juga:  Eko Suwanto Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta untuk Periode 2025–2030

Hasto juga menyinggung kembali peran historis Yogyakarta sebagai ibu kota republik pada masa-masa kritis tahun 1946–1949. Untuk memperkuat literasi sejarah tersebut, Megawati membuka kesempatan beasiswa S2 dan S3 bagi akademisi yang meneliti proses konsolidasi negara pada periode revolusioner itu.

“Semangat Jas Merah harus benar-benar hidup dalam kerja-kerja politik kita,” katanya.

Menurut Hasto, nilai mewayu hayuning bawono, menjaga harmoni dan keselamatan bumi, harus diterjemahkan secara konkret dalam kebijakan teknis dan budaya organisasi.

Ia mencontohkan komitmen Wali Kota Yogyakarta dalam merawat sungai, memperluas ruang hijau, dan melibatkan kader untuk membersihkan Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong.

“Bencana hari ini membuktikan bahwa kita telah mengabaikan tugas merawat bumi dan merawat Pertiwi,” ujarnya.

Ketua DPD PDIP DIY, Nuryadi, menyampaikan bahwa Konferda dan Konfercab merupakan bukti soliditas partai dari akar rumput hingga tingkat provinsi. Tahun ini, PDIP DIY mengusung tema “Berderap Dalam Satu Rampah Barisan”, sebagai penegasan bahwa perjuangan partai harus berlandaskan integritas, kebenaran, dan kepercayaan rakyat.

“Di akhir masa jabatan ini, kami tentu memiliki catatan. Kami menyadari masih banyak yang belum bisa kami lakukan seperti harapan DPP. Karena itu kami siap dievaluasi, dan siap menjalankan amanat kepemimpinan baru ke depan,” ujar Nuryadi. (Jon/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Ingatkan Kepala OPD dan DPRD Sleman Jaga Integritas Lewat Sosialisasi Anti Korupsi
HUT ke-79 Megawati, DPC PDI Perjuangan Klaten Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan
Misi Eropa John Herdman: 4 Pemain Keturunan Ini Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026
ARPI Desak Kejari Sleman Tetapkan Putra Mahkota Mantan Bupati Sleman sebagai Tersangka
Posbankum 100% di Kulon Progo, Menkum Beri Penghargaan
Posbankum Terbentuk di Seluruh Kalurahan DIY, Harda Harap Akses Keadilan Makin Mudah
Awal 2026, Pariwisata Indonesia Raih Sederet Penghargaan Internasional
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:29 WIB

KPK Ingatkan Kepala OPD dan DPRD Sleman Jaga Integritas Lewat Sosialisasi Anti Korupsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37 WIB

HUT ke-79 Megawati, DPC PDI Perjuangan Klaten Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:43 WIB

Misi Eropa John Herdman: 4 Pemain Keturunan Ini Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:58 WIB

Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:40 WIB

ARPI Desak Kejari Sleman Tetapkan Putra Mahkota Mantan Bupati Sleman sebagai Tersangka

Berita Terbaru