GPM Siap Kolaborasi dengan GSNI Membumikan Marhaenisme di Kalangan Pelajar

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengukuhan DPP GSNI dan Sarasehan Kebangsaan di Wisma Kagama UGM, Yogyakarta, Sabtu (15/8/2026). Momentum konsolidasi gerakan pelajar untuk membangun generasi yang berdaulat, kritis, dan inovatif.

 

YOGYAKARTA, opinijogja.id – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menyatakan siap berkolaborasi dengan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) untuk membumikan Marhaenisme Bung Karno di kalangan pelajar.

Hal itu disampaikan Antonius Fokki Ardiyanto, S.IP., Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP GPM, dalam Pengukuhan DPP GSNI dan Sarasehan Kebangsaan di Wisma Kagama UGM, Yogyakarta, Sabtu (15/8/2026).

Fokki mengatakan GSNI memiliki posisi strategis karena basis gerakannya berada di sekolah. Menurutnya, GSNI harus kembali menegaskan jati dirinya sebagai gerakan politik kesiswaan dan menempatkan pelajar sebagai bagian dari gerakan rakyat.

“GPM siap berkolaborasi dengan GSNI untuk membumikan dan menyebarkan Marhaenisme Bung Karno. Marhaenisme harus menjadi cara pandang untuk membaca dan menjawab persoalan konkret rakyat, termasuk persoalan pelajar,” ujar Fokki.

Ia menyebut setidaknya ada tiga hal yang perlu diperkuat GSNI, yakni memahami jati diri sebagai gerakan politik kesiswaan, menjadikan Marhaenisme sebagai ideologi sekaligus pisau analisis, serta membangun gerakan yang dekat dengan kehidupan siswa.

Baca Juga:  BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026

Menurut Fokki, GSNI perlu memahami berbagai persoalan yang dihadapi pelajar, mulai dari ketimpangan akses pendidikan, tekanan sosial, komersialisasi pendidikan hingga persoalan kesehatan jiwa.

“GSNI harus ajur-ajer dengan siswa, masuk dan memahami kehidupan mereka, bukan datang sebagai organisasi yang merasa paling tahu,” katanya.

Fokki juga mendorong perhatian lebih besar terhadap kesehatan jiwa pelajar. Ia menilai sekolah perlu menyediakan ruang aman bagi siswa untuk berbicara dan mendapatkan pendampingan, termasuk akses terhadap psikolog.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo turut menyoroti beratnya tantangan generasi muda yang menghadapi beban kehidupan dan tanggung jawab keluarga.

Fokki menilai kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya keberanian, solidaritas, daya juang, dan kesadaran kolektif di kalangan pelajar.

“Di situlah Marhaenisme menjadi relevan, karena Bung Karno mengajarkan kita melihat manusia bukan hanya sebagai individu, tetapi sebagai bagian dari perjuangan sosial untuk membebaskan rakyat dari penindasan dan ketidakadilan,” ujarnya.

GPM berharap pengukuhan kepengurusan baru GSNI menjadi momentum konsolidasi gerakan pelajar secara nasional sekaligus membuka kolaborasi lebih luas untuk membangun generasi muda yang berkarakter kebangsaan dan memiliki kepedulian sosial.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPRD Gunungkidul Minta Maaf, Ketua Dewan Ingatkan: Jangan Lukai Hati Rakyat
Jalan Sehat Harganas di Rumah Aspirasi Mas Yani Meriah, Bupati Harda Kiswaya Lepas 1.000 Peserta
Ribuan Perempuan PKS DIY Ikuti Pelatihan Ketahanan dan Kepemimpinan di Lereng Merapi
30 Tahun Kudatuli, Danang Maharsa Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah dan Melek Politik
Peristiwa 27 Juli 1996: Sejarah Kudatuli yang Mengubah Arah Demokrasi Indonesia
PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader
Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan
Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:39 WIB

GPM Siap Kolaborasi dengan GSNI Membumikan Marhaenisme di Kalangan Pelajar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Anggota DPRD Gunungkidul Minta Maaf, Ketua Dewan Ingatkan: Jangan Lukai Hati Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jalan Sehat Harganas di Rumah Aspirasi Mas Yani Meriah, Bupati Harda Kiswaya Lepas 1.000 Peserta

Senin, 27 Juli 2026 - 12:07 WIB

Ribuan Perempuan PKS DIY Ikuti Pelatihan Ketahanan dan Kepemimpinan di Lereng Merapi

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:42 WIB

30 Tahun Kudatuli, Danang Maharsa Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah dan Melek Politik

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page