Foto: Kebersamaan menjadi kekuatan. Atlet Ares Fencing Club bersama orang tua dan pelatih memantapkan persiapan menuju East Java Open Fencing Championship 2026. Semangat berjuang, targetkan prestasi terbaik untuk DIY.
SLEMAN, opinijogja – Atlet anggar Kabupaten Sleman yang tergabung dalam Ares Fencing Club menggelar pertemuan bersama para orang tua di Two Level Villa & Cafe, Gejayan, Sleman, Sabtu (27/06/2026) sebagai bagian dari persiapan menghadapi East Java Open Fencing Championship 2026 Series 1 yang akan berlangsung di Mojokerto pada 3–5 Juli 2026.
Pertemuan yang dipimpin pelatih Arman tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Selain membahas strategi menghadapi kejuaraan tingkat nasional itu, para atlet juga mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang dijadwalkan dimulai pada Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju PORDA DIY 2027.
Salah satu perwakilan orang tua atlet, Agung Sasongko, menegaskan komitmen keluarga untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para atlet agar mampu tampil maksimal di setiap kejuaraan.
“Kami selaku orang tua pasti memberikan dukungan penuh agar mereka bisa tampil maksimal di setiap kejuaraan yang diikuti. Apalagi Jawa Timur dikenal sebagai gudangnya atlet anggar. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak untuk mengukur kemampuan dengan atlet-atlet Jawa Timur maupun dari berbagai provinsi lain yang turut berpartisipasi. Harapan kami, semoga mereka dapat mempersembahkan medali untuk Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Agung.
Menurutnya, keikutsertaan dalam East Java Open tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan mental bertanding sebelum menghadapi agenda yang lebih besar.
Sementara itu, Pelatih Ares Fencing Club, Arman, berharap seluruh atlet binaannya mampu menunjukkan kemampuan terbaik di setiap kompetisi yang diikuti.
“Harapan saya, para atlet di bawah asuhan saya dapat memperoleh hasil terbaik di setiap kejuaraan, baik yang diselenggarakan di wilayah DIY maupun di luar DIY. Semoga kerja keras selama latihan dapat membuahkan prestasi yang membanggakan,” katanya.
Keikutsertaan atlet-atlet Sleman dalam East Java Open Fencing Championship 2026 diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas teknik, pengalaman bertanding, serta mental kompetitif. Hasil dari kejuaraan tersebut juga diharapkan menjadi bekal berharga dalam menghadapi Puslatkab dan persiapan menuju PORDA DIY 2027.
(Ip/opinijogja)






