Foto: Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sleman, Yani Fathurrahman.
SLEMAN, opinijogja – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sleman, Yani Fathurrahman menyampaikan optimisme terhadap masa depan Bumi Sembada. Sleman diharapkan mampu tumbuh menjadi daerah maju dan unggul di Indonesia tanpa kehilangan identitas budaya yang menjadi ciri khasnya.
Menurut Yani, Sleman memiliki kekuatan yang tidak dimiliki banyak daerah lain, yakni perpaduan harmonis antara kawasan pegunungan, suasana pedesaan yang asri, serta nilai budaya adiluhung yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Harapan kita, Sleman tetap menjadi tempat yang selalu ‘ngangenin’ bagi siapa saja, baik warga lokal maupun pendatang yang pernah hadir di sini,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Kamis (14/05/2026).
Ia menilai karakter masyarakat Sleman yang menjunjung unggah-ungguh, sopan santun, dan semangat guyub rukun menjadi modal penting dalam membangun daerah. Nilai tersebut harus tetap dipertahankan di tengah pesatnya pembangunan dan modernisasi wilayah.
Selain itu, Sleman juga dikenal sebagai “Indonesia Mini” di Daerah Istimewa Yogyakarta karena tingginya keberagaman masyarakat yang hidup berdampingan secara harmonis. Kondisi tersebut dinilai menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan daerah.
Yani Fathurrahman menegaskan, stabilitas keamanan dan persatuan masyarakat menjadi faktor utama agar pembangunan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Ia juga berharap Sleman mampu mempertahankan berbagai prestasi sebagai daerah percontohan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Seluruh elemen masyarakat harus terus bergandengan tangan dan menjaga kekompakan demi kemajuan Kabupaten Sleman,” katanya.
Menutup pernyataannya, Yani mengajak masyarakat menjadikan perjalanan panjang Sleman sebagai pelajaran untuk melangkah lebih maju menuju masa depan yang sejahtera dan berdaya saing.
“Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan agar pembangunan di Kabupaten Sleman berjalan semakin baik. Sleman bangkit, Sleman maju,” pungkasnya.
(Ip/opinijogja)










